Musim Hujan Rentan Sakit? dr. Zaidul Akbar Ungkap Rahasia Bahan Alami untuk Jaga Imunitas Tubuh
- Ilustrasi/Freepik
tvOnenews.com - Memasuki musim hujan, daya tahan tubuh sering kali menurun karena perubahan cuaca dan paparan virus yang meningkat.
Dalam kondisi seperti ini, dokter sekaligus pendakwah kesehatan alami, dr. Zaidul Akbar membagikan rahasia menjaga imunitas tubuh dengan cara sederhana melalui bahan-bahan alami yang mudah didapat di sekitar.
Dalam kajiannya yang diunggah di kanal YouTube, dr. Zaidul Akbar menegaskan bahwa kesehatan sejati berawal dari kebiasaan makan yang benar dan gaya hidup yang selaras dengan alam.
Ia menyebut konsep clean eating atau makan bersih sebagai langkah awal untuk membersihkan tubuh dari racun yang menumpuk akibat pola makan modern.
“Insyaallah kalau kita mulai dengan pola makan yang bersih, tubuh akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca seperti musim hujan,” ujarnya.
Menurut dr. Zaidul Akbar, dua komponen penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh adalah prebiotik dan probiotik.
Keduanya bekerja sama untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus, yang berperan besar dalam melawan infeksi dan penyakit.
“Probiotik itu bakteri baik yang hidup di dalam tubuh kita dan juga di alam. Mereka bersinergi dengan alam semesta yang Allah ciptakan,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa berinteraksi langsung dengan alam, seperti berjemur dan berjalan tanpa alas kaki di tanah, bisa membantu tubuh beradaptasi dengan mikroorganisme alami yang bermanfaat bagi imunitas.
“Kalau sekarang orang disuruh berjemur, jangan lupa juga nyakar tanah, itu salah satu cara mengenalkan diri kita dengan bakteri-bakteri baik dari alam,” tambahnya.
- YouTube/drzaidulakbarofficial
Untuk memenuhi kebutuhan probiotik dari makanan, dr. Zaidul Akbar merekomendasikan tempe mentah, tahu fermentasi, kimchi, yoghurt alami, cuka apel, dan madu.
Ia menyarankan agar tempe tidak digoreng karena proses pemanasan tinggi dapat membunuh ragi baik di dalamnya.
"Kalau mau makan tempe, jangan digoreng. Bisa dicocol pakai madu, atau diblender dengan kurma. Itu kombinasi luar biasa karena prebiotik ketemu probiotik, hasilnya jadi sinbiotik,” jelasnya.
Dalam rutinitas hariannya, dr. Zaidul Akbar juga menekankan pentingnya konsumsi madu murni, habbatussauda (jinten hitam), dan kurma untuk memperkuat daya tahan tubuh.
Ia bahkan membagikan resep sederhana: campurkan satu gelas air (sekitar 300 ml) dengan dua sendok madu, tambahkan satu sendok teh probiotik cair, lalu konsumsi bersama 5-7 butir habbatussauda setiap pagi dan malam.
"Itu powerful sekali untuk menjaga imun, apalagi kalau rutin tiga bulan, tubuh akan terasa jauh lebih bugar,” ungkapnya.
Selain asupan makanan, dr. Zaidul Akbar mengingatkan bahwa stres adalah musuh utama daya tahan tubuh.
Ia menjelaskan, keseimbangan bakteri baik di usus bisa terganggu akibat stres berlebihan, terutama yang bersumber dari urusan duniawi.
“Stres bukan cuma karena pekerjaan, tapi ketika kita melewatkan kebaikan seperti shalat tepat waktu atau tilawah Quran, itu juga bentuk stres bagi ruh kita,” katanya.
Ia menekankan bahwa kesehatan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual. Saat iman meningkat, imunitas tubuh juga ikut naik.
"Jaga iman, jaga imun. Kalau jiwa kita tenang dan hati bersih, maka tubuh akan lebih kuat menghadapi penyakit,” tuturnya.
Bagi yang berusia di atas 50 tahun, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk kembali pada pola makan sederhana seperti generasi terdahulu.
“Makan makanan alami, banyak sayur, ikan, dan rempah. Hindari makanan cepat saji dan minuman berwarna. Insyaallah tubuh akan lebih sehat dan kuat,” pesannya.
Sebagai pelengkap, ia juga merekomendasikan berbekam rutin setiap bulan sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW untuk menjaga sirkulasi darah dan membuang racun dari tubuh.
“Salah satu bentuk menjaga sunnah Nabi adalah menjaga kesehatan dengan cara yang beliau contohkan,” tutupnya. (adk)
Load more