News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Larangan Kemenkes soal Sufor, Viral Bayi Makan Mi Instan di Aceh Tamiang jadi Sorotan Publik

Viral bayi di Aceh Tamiang makan mi instan saat banjir. Dokter dan Kemenkes jelaskan alasan susu formula tak boleh sembarangan diberikan di lokasi bencana.
Selasa, 9 Desember 2025 - 12:45 WIB
Korban Bencana di Aceh Tamiang
Sumber :
  • Instagram/rindu_majalina

tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan bayi di Aceh Tamiang makan mi instan di tengah kondisi banjir viral di media sosial dan mengundang keprihatinan publik.

Video tersebut menjadi sorotan karena menggambarkan betapa parahnya situasi di lokasi bencana dan minimnya pasokan makanan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, dan lansia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan di Instagram, orang tua bayi yang videonya viral memberikan klarifikasi tentang situasi sebenarnya.

Ia menjelaskan bahwa keluarganya telah bertahan selama 12 hari tanpa air bersih, listrik, dan bahan makanan yang layak.

“Alhamdulillah saya dan keluarga sudah keluar dari kota Aceh Tamiang untuk sementara waktu sampai Tamiang benar-benar bisa dihuni manusia lagi. Saya dan anak-anak sudah bertahan hidup tanpa air bersih, listrik, dan sembako yang sangat minim. Badan gatal-gatal, batuk, flu, dan berbagai penyakit mulai muncul," tulisnya di Instagram Stories.

Viral Bayi di Aceh Tamiang Makan Mie Instan
Viral Bayi di Aceh Tamiang Makan Mie Instan
Sumber :
  • Instagram/rindu_majalina

Ia juga menegaskan bahwa kondisi di Aceh Tamiang masih sangat darurat dan banyak warga belum tersentuh bantuan secara merata.

“Pemerintah dan masyarakat memang banyak menyalurkan bantuan, tapi faktanya pembagiannya belum merata, terutama bagi bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Mereka masih sangat-sangat membutuhkan bantuan,” tulisnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan imbauan tegas agar susu formula (sufor) tidak diberikan secara sembarangan kepada bayi korban bencana.

Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes RI, Lovely Daisy, menjelaskan bahwa dalam kondisi bencana seperti di Aceh dan Sumatera, pemberian sufor justru berisiko tinggi jika dilakukan tanpa pengawasan tenaga medis.

“Kami memang tidak merekomendasikan adanya pemberian susu formula di situasi bencana ini. Pemberian ASI eksklusif tetap yang paling aman bagi bayi di bawah enam bulan,” ujar Lovely.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh bahkan telah mengeluarkan surat edaran resmi kepada seluruh kabupaten/kota untuk tidak menyalurkan susu formula secara bebas.

Menurut Lovely, distribusi sufor hanya boleh dilakukan jika benar-benar darurat, dan itu pun harus melalui pengawasan Dinas Kesehatan setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT