News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Ganti Bubur Ayam, Roti, dan Lontong Sayur dengan Tempe untuk Menu Sarapan, dr Zaidul Akbar Bilang…

Dr. Zaidul Akbar menyarankan mengganti sarapan seperti bubur, roti, atau lontong dengan tempe. Tempe kaya probiotik yang baik untuk pencernaan. Seperti apa?
Senin, 6 Januari 2025 - 13:03 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Bubur ayam, roti, dan lontong sayur sering dianggap sebagai menu sarapan yang enak, praktis, dan mengenyangkan.

Namun, menu-menu ini sebenarnya bisa berdampak negatif bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sarapan adalah momen penting untuk memulai aktivitas sehari-hari, sehingga pemilihan menu yang sehat sangatlah diperlukan.

Dalam salah satu kesempatan, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk mengganti menu sarapan tersebut dengan makanan yang lebih sehat.

Salah satu pilihannya adalah tempe, makanan khas Indonesia yang kaya manfaat.

Dilansir dari kanal YouTube, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa tempe merupakan salah satu makanan terbaik di dunia. 

"Makanan paling baik yang Indonesia miliki adalah makanan paling sehat sedunia kalau menurut saya," ujar dr. Zaidul Akbar. 

Alasannya, tempe adalah hasil fermentasi yang menjadikannya sumber probiotik alami.

Probiotik adalah mikroorganisme baik, seperti bakteri dan ragi yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama untuk sistem pencernaan.

"Probiotik adalah kuman baik yang ada dalam perut kita," tambah dr. Zaidul Akbar.

Dengan mengonsumsi tempe, Anda tidak hanya mendapatkan sumber protein nabati, tetapi juga mendukung keseimbangan flora usus yang penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Menurut penelitian, probiotik dalam tempe dapat meningkatkan kesehatan usus dengan cara menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Manfaat lain dari probiotik termasuk meningkatkan pencernaan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mengatasi gangguan kesehatan.

Dr. Zaidul Akbar menegaskan bahwa cara terbaik mengonsumsi tempe bukanlah dengan menggorengnya.

Proses penggorengan dapat menghilangkan banyak manfaat tempe dan menambahkan lemak jenuh yang tidak sehat.

Sebaliknya, dr. Zaidul Akbar merekomendasikan cara konsumsi yang lebih sehat.

"Potong-potong tempe lalu cocol dengan madu. Enak banget! Serius, enak banget," ujar dr. Zaidul Akbar.

Kombinasi ini memberikan manfaat ganda, karena madu mengandung asam amino dan enzim yang baik untuk tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr. Zaidul Akbar juga menyarankan kombinasi tempe dan kurma sebagai menu sarapan sehat.

Kurma adalah sumber prebiotik, senyawa yang menjadi makanan bagi bakteri baik dalam usus. Prebiotik membantu pertumbuhan dan aktivitas probiotik, sehingga menjaga kesehatan usus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT