News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Coba Tidur 10 Menit Saja di Waktu ini, dr Zaidul Akbar Bilang Keluhan Penyakit ini Bisa Hilang

dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa dengan tidur 10 menit saja bisa mengurangi keluhan penyakit. Rasulullah mencontohkan tidur siang menjelang dzuhur sekitar jam 
Rabu, 22 November 2023 - 18:10 WIB
Mulai Sekarang Coba Tidur 10 Menit Saja di Waktu ini, dr Zaidul Akbar Bilang Keluhan Penyakit ini Bisa Hilang
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - dr Zaidul Akbar dalam salah satu ceramahnya menjelaskan salah satu cara terbaik untuk mereset tubuh dengan memperbaiki pola tidur.

Menurutnya hanya dengan tidur 10 menit saja bisa menyembuhkan berbagai keluhan penyakit asalkan dilakukan di waktu yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan cara tidur ini kerap dilakukan Rasulullah SAW dan diikuti oleh para sahabat karena memiliki dampak kesehatan yang luar biasa.

Dilansir dari YouTube Berbagi Ilmu, Rabu (22/11/23) berikut adalah penjelasan dr Zaidul Akbar terkait dengan pola tidur yang baik, hanya dengan 10 menit tidur bisa mengurangi berbagai keluhan penyakit.

"Ternyata tidur itu bisa membuat tubuh kita itu rileks dan mengalami relaksasi luar biasa. Gula darah bisa turun, hormon stress bisa turun," ujar dr Zaidul Akbar.

"Maka dalam suatu perang, sama Allah ditidurkan mereka untuk menghilangkan ketakutan. Tidur tuh cara paling mudah untuk menghilangkan kecemasan," lanjut penggagas Jurus Sehat Rasulullah tersebut.

Tapi yang luar biasa adalah saat malam, Allah sudah menjelaskan dalam Al Quran bahwa waktu malam dijadikan sebagai waktu istirahat dengan tidur.

Rasulullah SAW juga mengajarkan kita untuk berhenti makan saat malam hari, karena itu adalah waktu tubuh untuk bersih-bersih dan rehat.

Tidur 10 Menit di Waktu ini Bisa Mengurangi Keluhan Penyakit

Ilustrasi Tidur siang menjelang dzuhur untuk mengurangi keluhan penyakit. Source: istockphoto

"Kalau Anda pernah baca, salah satu cara terbaik untuk mereset badan kita itu adalah memperbaiki pola tidur," ujar dr Zaidul Akbar.

"Tidurlah dengan pola-pola tertentu atau di waktu-waktu tertentu yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW," sambungnya.

Menurut dr Zaidul Akbar, saat malam tubuh akan memproduksi growth hormon yang berfungsi untuk memperbaiki sistem imun. 

"Ada sel kanker yang mau tumbuh dia bisa makan, atau sel-sel yang rusak dia makan. Itu munculnya saat malam. Hanya malam terutama," terang dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Malam hari juga merupakan waktu dimana suhu tubuh akan menurun, yang membuat kerja jantung jadi lebih ringan. 

"Maka ada sunnah itu tidur siang. Tidur siang itu gak usah lama-lama. Mungkin istirahat 1/2 12an gitu, tidur aja 10 menit, 5 menit cukup," papar dr Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT