News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Kanker, Diabetes Melitus Juga Jadi Penyakit yang Bebani Pembiayaan BPJS Kesehatan, Ketum IDI Sarankan Masyarakat Pantau Kesehatan Sejak Dini

Ketum PB IDI Moh. Adib Khumaidi mengungkapkan bahwa kasus diabetes melitus (DM) jadi salah satu penyakit yang membebani pembiayaan kesehatan di BPJS Kesehatan. 
Senin, 13 November 2023 - 13:36 WIB
Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Moh. Adib Khumaidi dalam Acara Media Briefing Terkait "Bagaimana Menangani dan Mengatasi Diabetes di Indonesia?", Senin (13/11/2023)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Farid Nurhakim

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Moh. Adib Khumaidi mengungkapkan bahwa kasus diabetes melitus (DM) menjadi salah satu penyakit yang membebani pembiayaan kesehatan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

"Jadi kalau kasus-kasus yang penyakit yang di BPJS [Kesehatan], yang kemudian membebani pembiayaan kesehatan, salah satunya adalah diabetes, di antara penyakit cancer (kanker), kardiovaskuler, dan juga yang berkaitan dengan penyakit gagal ginjal kronis," tutur Adib, sebagaimana dalam keterangannya yang dipantau tim tvOnenews.com via zoom dalam media briefing terkait "Bagaimana Menangani dan Mengatasi Diabetes di Indonesia?", Senin (13/11/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adib mengimbau agar masyarakat dapat segera mengetahui cara mengatasi penyakit diabetes dan komplikasinya, termasuk mengenali resikonya, tanda-tanda secara dini penyakit DM.

“Serta bagaimana meresponsnya,” sarannya.

tvonenews

Selain itu, Adib juga menyebut PB IDI membutuhkan dukungan media serta kelompok masyarakat untuk melakukan upaya preventif promotif terkait dengan masalah diabetes.

"Terkait dengan analisa biaya penyakit diabetes melitus yang sudah menjadi sebuah penyakit katastropik yang mohon maaf mungkin ya bisa dikatakan membebani pembiayaan kesehatan," ucap Adib. 

Kemudian Adib menyebut bahwa salah satu faktor resiko DM adalah keturunan.

Menurut Adib, jika masyarakat dapat mengenali faktor risiko dari diabetes, maka mereka akan makin sadar.

"Kalau masyarakatnya semakin aware, maka apakah nanti dalam suatu upaya merubah lifestyle (gaya hidup), nah ini menjadi sangat penting gitu. Semua sekarang bisa berpotensi berisiko, apalagi kalau kemudian akhirnya sudah masuk di dalam sebuah penyakit dan bahkan ke arah komplikasi-komplikasi yang bisa terjadi karena diabetes," ujar dia. 

"Ini adalah sebuah kerugian yang sangat besar bagi masyarakat itu sendiri, bagi kita sendiri, maupun bagi negara. Karena tentunya akan bisa membebani pembiayaan kesehatan negara," tambah Adib. 

Adib menyarankan, agar Indonesia tidak hanya mengonsentrasikan sebuah kesehatan di aspek kuratifnya saja atau di hilirnya saja.

“Contohnya, jika Indonesia membuat alat-alat canggih pun di hilir, tentu tidak akan bisa menyelesaikan problematika di hulu,” jelasnya. 

Menurut Adib, problematika di hulu akan bisa selesai jika ada kolaborasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kolaborasi dari profesi kedokteran dan kesehatan, masyarakat, akademisi, dan pihak-pihak swasta,” katanya. 

"Seperti yang pernah kita lakukan dengan pentahelix, di saat kita menyelesaikan covid. Inilah yang menjadi sangat penting, sehingga upaya hari ini adalah mengenali, mendeteksi dini, dan memberikan respon kita, mengenali respon kita, maka itu dalam suatu upaya untuk preventif promotif kita kepada masyarakat," tandas dia menambahkan. (fnm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT