News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahan Dulu, Meski Manis Rasanya Tapi Jangan Makan Buah dan Minum Obat Ini, dr Zaidul Akbar Bilang Bahaya, Sebab…

Buah menjadi salah satu dari makanan sehat yang baik bagi tubuh. Tapi, ternyata terdapat buah yang tidak baik untuk dikonsumsi, menurut dr Zaidul Akbar....
Minggu, 8 Oktober 2023 - 16:10 WIB
dr Zaidul Akbar sarankan jangan mengonsumsi buah dan obat ini
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Buah menjadi salah satu dari makanan sehat yang baik bagi tubuh. Buah-buahan dapat dijadikan sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat pangan. 

Meski khasiatnya luar biasa, ternyata terdapat buah yang bila dikonsumsi bersama dengan obat tertentu, justru menimbulkan efek buruk bagi tubuh, seperti serangan jantung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang dokter sekaligus praktisi pengobatan sunah yang telah kondang di Indonesia, dr Zaidul Akbar sering memberikan dakwah tentang pengobatan alami di berbagai daerah.

Dalam salah satu ceramahnya, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa terdapat buah dan golongan obat tertentu jika dikonsumsi justru dapat memicu serangan jantung.\

Seperti apa penjelasan mengenai buah yang tidak aman oleh tubuh menurut dr Zaidul Akbar? Simak informasinya berikut ini.

Buah dan Obat Pemicu Serangan Jantung


Ilustrasi Anggur tanpa biji hasil GMO, modifikasi genetik. Source: istockphoto

Menurut dr Zaidul Akbar dilansir dari YouTube Berbagi ilmu, Rabu (20/09/23), terdapat buah yang tidak baik dikonsumsi, seperti buah yang manis dan tidak ada bijinya.

Sebab buah dengan kondisi tersebut, dapat dicurigai sebagai buah yang besar dari hasil transgenik.

"Jangan makan pisang yang gak ada biji. Kalau pisang gak ada biji, maka nenek moyang dia bibitnya, kemungkinan besar transgenik," ujar dr Zaidul Akbar.

Buah yang dimaksud dengan transgenik adalah buah yang mengalami perubahan atau modifikasi pada gen buah tersebut. 

"Jadi kalau Anda beli anggur, jangan beli anggur yang gak ada bijinya. Karena dasarnya anggur apa, pake biji," ujar dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar menerangkan bahwa di Amerika sudah umum beredar produk-produk hasil GMO (Genetically Modified Organism). "Jadi tumbuhan yang dimodifikasi secara genetik," ungkap dr Zaidul Akbar.

Selain itu, menurut dr Zaidul Akbar, ada jobat-obatan kimia yang dapat menjadi pemicu serangan jantung, terutama obat-obat penurun kolesterol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

dr Zaidul Akbar menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kolesterol dalam tubuh. Menurut penjelasan dr Zaidul Akbar, kolesterol itu bahan bakunya pembuatan hormon. 

"Ketika kolesterolnya di stop, jadi obat-obat sintetik itu dia akan membatasi, menyetop kolesterol sehingga apa kolesterol yang jahatnya, katanya turun," papar dr Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT