GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lihat Tren Lonjakan Perputaran Uang, Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dongkrak Ekonomi Segini

Tingginya kecenderungan masyarakat belanja selama momen lebaran mendorong kenaikan konsumsi, termasuk peningkatan pendapatan pelaku UMKM daerah hingga 50-70 persen.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:07 WIB
Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto.
Sumber :
  • Dok. Kemenko Perekonomian

Jakarta, tvOnenews.com - Momentum mudik Idulfitri 2026 diperkirakan kembali menjadi pendorong utama perputaran ekonomi nasional. Fenomena tradisi tahunan ini dinilai memiliki karakter massal, terjadwal, serta menghasilkan efek berganda yang mampu menggerakkan berbagai sektor riil secara bersamaan.

Berdasarkan tren historis, konsumsi rumah tangga selama periode ini meningkat sekitar 15-20 persen dibandingkan bulan biasa. Lonjakan tersebut dipicu mobilitas masyarakat yang tinggi serta percepatan peredaran uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tingginya kecenderungan masyarakat untuk membelanjakan pendapatan atau Marginal Propensity to Consume (MPC)  pada periode ini juga mendorong kenaikan konsumsi, termasuk peningkatan pendapatan pelaku UMKM daerah hingga 50-70 persen.

Secara empiris, aktivitas mudik terbukti menjadi instrumen penguatan ekonomi yang konsisten. Kajian Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan mudik berkontribusi sekitar 1,5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan.

Dampak ini terjadi melalui distribusi aliran uang dari pusat ekonomi ke berbagai daerah, sehingga memperluas efek ekonomi dan memperkuat peredaran uang secara merata.

“Setiap pengeluaran pemudik menciptakan efek pengganda yang memberikan dampak berlapis bagi pelaku ekonomi, termasuk UMKM, pedagang, dan sektor jasa transportasi. Peningkatan aktivitas tersebut juga berkontribusi pada kenaikan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa. Dengan potensi yang besar tersebut, sinergi kebijakan serta penguatan peran UMKM menjadi kunci untuk mengoptimalkan momentum mudik Lebaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Sabtu (21/3/2026).

Untuk Idulfitri 2026, proyeksi aktivitas ekonomi menunjukkan tren positif dan diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Evaluasi Idulfitri 2025 mencatat mobilitas masyarakat mencapai 154,62 juta orang.

Pada 2026, pergerakan dan belanja masyarakat diharapkan meningkat guna mendukung target pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,5–5,6 persen.

Optimisme ini diperkuat berbagai kebijakan stimulus, seperti alokasi stimulus fiskal lebih dari Rp12,8 triliun, penyaluran bantuan sosial Rp11,92 triliun kepada 5,04 juta keluarga penerima manfaat menjelang Idulfitri, serta diskon tarif transportasi sebesar Rp911,16 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kontribusi konsumsi rumah tangga sekitar 53–54 persen terhadap Produk Domestik Bruto, stimulus tersebut diperkirakan memberi dampak positif pada kinerja ekonomi nasional.

Setiap tahun, pemerintah secara konsisten mengeluarkan kebijakan untuk mendorong aktivitas ekonomi selama periode mudik. Langkah tersebut meliputi pemberian diskon tiket transportasi umum melalui subsidi dan insentif fiskal, serta penangguhan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 6 persen untuk tiket pesawat pada Lebaran 2025 yang menurunkan harga hingga 14 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT