News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Perlu Sampai Sedot Lemak untuk Bisa Punya Tubuh Langsing, Cukup Lakukan Hal Mudah Ini kata dr Zaidul Akbar

Cara menurunkan berat badan 20 kg tanpa perlu sedot lemak atau diet, hanya dalam seminggu ikuti tips dari dr Zaidul Akbar, terlebih jika mengalam kegemukan.
Kamis, 17 Agustus 2023 - 13:16 WIB
Tps menurunkan berat badan ala dr Zaidul Akbar.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Istock Photo

tvOnenews.com - Cara menurunkan berat badan 20 kg tanpa perlu sedot lemak atau diet, hanya dalam seminggu ikuti tips dari dr Zaidul Akbar.

Sebelum menurunkan berat badan, perlu diketahui bahwa penyebab kegemukan adalah kelebihan lemak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dilansir dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official, hal ini disebabkan karena penumpukan glukosa yang kemudian berubah menjadi lemak.


Ilustrasi pria perut buncit. (source: Pixabay)

“Perut buncit muncul karena banyaknya lemak yang menumpuk. Nah, masalah kita sekarang itu gak ngerti metabolisme glukosa tuh kaya apa,” pungkas dr Zaidul Akbar.

Oleh karena itu, dr Zaidul Akbar menyarankan untuk menghindari produk tepung, nasi, minyak goreng, dan gula pasir.

“Glukosa kalau dimakan gak kepakai jadi glikogen, kalau gak kepakai jadi lemak. Jadi nasi itu glukosa, tepung itu glukosa. Gula pasir itu glukosa,” tutur dr Zaidul Akbar.

Simak cara menurunkan berat badan 20 kg dalam seminggu ala dr Zaidul Akbar

Untuk menurunkan berat badan 20 kg dalam seminggu, cukup ikuti cara dari dr Zaidul Akbar yakni 7 Days Challenge JSR (Jurus Sehat Rasulullah). 

7 Days Challenge JSR sendiri merupakan program pola makan sehat yang dilakukan selama seminggu atau 7 hari yakni dengan mengurangi bahkan menghentikan konsumsi makanan mengandung glukosa atau lemak tinggi. 

Hal yang ditegaskan oleh dr Zaidul Akbar yakni membiasakan agar kondisi tubuh seperti singa kelaparan.  
dr Zaidul Akbar kasih tips 7 Days Challenge JSR (Jurus Sehat Rasulullah). 

“Memang betul-betul mengkondisikan kita kayak singa lapar. Kalau udah kondisi singa lapar, maka lama-lama lemaknya tadi rontok dengan sendirinya,” ungkap dr Zaidul Akbar. 

Lagi-lagi, pastikan Anda untuk menghindari empat jenis makanan ini di antaranya tepung, nasi hingga gula pasir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya dengan mengikuti 7 Days Challenge JSR, lemak di perut buncit Anda dalam 7 hari bisa lenyap. Anda tak perlu bersusah payah sedot lemak atau diet.

“Jadi kalau kita mengenal konsep begini, gak perlu pola-pola diet. Kurangi aja yang tadi karbo-karbonya nanti turun, cepat banget turunnya,” kata dr Zaidul Akbar. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT