News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Sepeda Internasional 2021 dan manfaat di tengah pandemi

Bersepeda bisa menjadi salah satu pilihan kegiatan Anda atau bahkan gaya hidup untuk tetap aktif di tengah pandemi COVID-19 saat ini.
Kamis, 3 Juni 2021 - 11:38 WIB
Warga bersepeda menyusuri jalur sepeda di Kota Magelang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, 3/6 - Pada bulan April 2018, Majelis Umum PBB menyatakan 3 juni sebagai hari sepeda internasional. Resolusi ini didasarkan pada fakta bahwa bersepeda baik bagi kesehatan, serta fleksibilitas sepeda untuk digunakan berbagai keperluan selama dua abad lebih. 

Selain itu, sepeda dinilai sederhana, terjangkau, handal dan ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya seorang ilmuwan sosial Polandia yang bekerja di Amerika Serikat memimpin kampanye untuk adanya resolusi PBB bagi hari sepeda dunia. Gerakan ini kemudian mendapatkan dukungan dari 56 negara di dunia, sehingga akhirnya ditetapkan oleh Majelis Umum PBB bahwa tanggal 3 juni sebagai hari sepeda dunia.

Kini, bersepeda bahkan bisa menjadi salah satu pilihan kegiatan Anda atau bahkan gaya hidup untuk tetap aktif di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Agar Anda tetap bisa melakukan kegiatan ini secara aman, para pakar kesehatan mengingatkan Anda perlu tetap menerapkan protokol kesehatan terutama mengenakan masker dan menjaga jarak selama bersepeda.

Dari sisi manfaat, kegiatan jenis aktivitas aerobik ini memiliki sederet manfaat untuk kesehatan dan kebugaran Anda. Berikut sejumlah manfaatnya seperti dikutip dari Medical News Today, Kamis:

Dari sisi manfaat, kegiatan jenis aktivitas aerobik ini memiliki sederet manfaat untuk kesehatan dan kebugaran Anda. Berikut sejumlah manfaatnya seperti dikutip dari Medical News Today, Kamis:

1. Kesehatan kardiovaskular

Banyak peneliti mencatat, bersepeda dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah studi pada tahun 2017, misalnya, menunjukkan orang yang bersepeda ke tempat kerja meningkat fungsi kardiovaskularnya.

Mereka yang bersepeda juga berisiko 46 persen lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dan 52 persen lebih rendah meninggal akibat kondisi tersebut.

Hasil penelitian juga menunjukkan, selain meningkatkan kesehatan jantung, bersepeda juga dapat mengurangi risiko terkena kanker.

2. Tekanan darah

Tekanan darah tinggi termasuk salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular pada beberapa orang. Beberapa ahli menyarankan aktivitas fisik seperti bersepeda sebagai terapi utama untuk mencegah kondisi ini.

Bersepeda juga dapat membantu mengurangi tekanan darah selama periode waktu tertentu. Studi memperlihatkan, setelah 3 bulan bersepeda, tekanan darah bisa turun 4,3 persen, dan setelah 6 bulan tekanan bisa turun 11,8 persen.

Sebuah studi tahun 2017 memperlihatkan, bersepeda adalah metode yang efektif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita diabetes tipe 2.

3. Manajemen berat badan

Sebuah tinjauan sistematis pada 2019 menunjukkan, bersepeda membantu mengurangi lemak tubuh dan massa tubuh. Apabila seseorang ingin menurunkan berat badan, diet yang baik dan olahraga yang cukup menjadi penting.

Bersepeda dapat membantu seseorang mengatur berat badannya karena meningkatkan laju metabolisme, membangun otot, dan membakar lemak tubuh. Kegiatan ini juga adaptif, artinya seseorang dapat mengubah panjang dan intensitas latihan agar sesuai dengan kemampuan mereka.

4. Kesehatan paru-paru

Bersepeda juga dapat membantu meningkatkan kesehatan kardiorespirasi. Sebuah studi pada 2011 mencatat, bersepeda selama sekitar 170-250 menit per minggu dapat sangat meningkatkan kesehatan paru-paru.

Satu artikel menekankan, olahraga seperti bersepeda penting untuk menjaga paru-paru tetap sehat bagi orang dengan dan tanpa kondisi masalah paru-paru. Penelitian lain juga mencatat, aktivitas fisik dapat membantu sistem kekebalan melindungi seseorang dari infeksi pernapasan seperti SARS-CoV-2, yang menyebabkan COVID-19.

Bersepeda secara teratur juga dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru pada mereka yang memiliki kondisi paru-paru. Orang dengan penyakit paru obstruktif kronik dapat memasukkan bersepeda sebagai bagian dari program rehabilitasi paru mereka.

5. Kesehatan mental

Bersepeda juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental. Sebuah studi pada 2019 menyoroti hubungan antara keduanya, serta peningkatan dalam beberapa fungsi kognitif. Selain meningkatkan fungsi kognitif, olahraga teratur dapat membantu mengurangi kecemasan dan depresi.

6. Tingkat kebugaran

Banyak pedoman kesehatan yang merekomendasikan untuk melakukan latihan aerobik secara teratur, seperti bersepeda, berjalan, berlari, atau berenang karena sangat berguna untuk kebugaran dan orang dapat mengubah intensitasnya sesuai dengan kebutuhan mereka.

Satu studi pada 2017 menunjukkan, orang yang sering bersepeda biasanya lebih bugar daripada orang yang melakukan aktivitas fisik lainnya.

7. Dampak rendah

Bersepeda termasuk salah satu bentuk latihan berdampak rendah, menjadikannya pilihan yang aman untuk orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan persendian yang lemah atau rusak.

Ahli bedah ortopedi dapat merekomendasikan bersepeda di permukaan datar atau di dalam ruangan setelah operasi seperti artroplasti pinggul dan lutut total. Sifat latihan yang berdampak rendah dapat mengakomodasi berbagai cedera dan kecacatan sambil tetap memungkinkan seseorang untuk aktif.

8. Ramah lingkungan

Bersepeda adalah moda transportasi perkotaan yang paling berkelanjutan dan hampir tidak menyebabkan kerusakan lingkungan. Bersepeda juga membutuhkan sedikit ruang dan ekonomis untuk pengendara sepeda dan infrastruktur publik.

9. Keseimbangan dan koordinasi

Bersepeda dapat merangsang daerah motorik di sistem saraf pusat dan mengaktifkan korteks serebral, yang dapat membantu meningkatkan pembelajaran dan keseimbangan motorik.

Inilah alasan para ahli merekomendasikan bersepeda sebagai bagian dari program rehabilitasi yang efektif untuk orang-orang yang mengalami masalah keseimbangan dan masalah berjalan.

Bersepeda juga dapat membantu seseorang meningkatkan stabilitas inti mereka, yang dapat membantu mencegah cedera.

10. Mudah dilakukan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersepeda termasuk jenis aktivitas fisik yang relatif mudah dilakukan, karena memerlukan keterampilan utama, dan menggabungkan mobilitas dengan aktivitas fisik, sehingga dapat diakses oleh segmen besar populasi.

Orang-orang juga dapat memasukkan bersepeda ke dalam kehidupan mereka dengan banyak cara, seperti bersepeda di sekitar rumah, sebagai metode perjalanan, atau sebagai hiburan. (ito/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT