News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Anak Susah Fokus & Lambat Belajar, Orang Tua Wajib Waspada Bahaya Kekurangan Zat Besi

Anak susah fokus belajar bisa jadi karena kekurangan zat besi. Kenali gejalanya dan pahami pentingnya peran nutrisi sejak dini untuk cegah keterlambatan.
Kamis, 24 Juli 2025 - 20:21 WIB
Ilustrasi anak-anak memenuhi hak belajarnya
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com – Saat musim sekolah tiba, banyak orang tua berfokus pada perlengkapan belajar anak: seragam baru, alat tulis, hingga bekal makanan. Namun, yang sering luput dari perhatian adalah kesiapan belajar dari sisi kesehatan anak, terutama kecukupan zat besi yang sangat penting bagi kemampuan berpikir dan fokus mereka.

Kekurangan zat besi bisa jadi alasan di balik anak yang tampak lelah, susah berkonsentrasi, dan tertinggal dalam pelajaran. Sebuah penelitian menyebutkan, 4 dari 10 anak yang kesulitan fokus mengalami hambatan akademik. Mereka cenderung kesulitan dalam membaca, menulis, berhitung (Calistung), dan mengikuti arahan guru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang guru TK di Jakarta, Miftah Farid, S.Pd, mengaku prihatin ketika mengetahui bahwa lebih dari 40% anak SMP di Bali belum hafal abjad. “Padahal kemampuan itu seharusnya sudah dikuasai sejak dini. Dalam pengalaman saya, anak yang susah fokus sering kesulitan menangkap pelajaran dasar seperti mengenal huruf. Itu bukan karena mereka malas, bisa jadi karena kondisi fisik mereka, seperti kekurangan zat besi,” jelas Miftah.

Zat besi memegang peranan penting dalam perkembangan kognitif anak. Kekurangannya dapat menyebabkan gangguan belajar, keterlambatan bicara, bahkan menurunnya kemampuan psikomotorik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyatakan ada bukti kuat bahwa kekurangan zat besi bisa mengganggu fungsi otak anak usia sekolah.

Sayangnya, data menunjukkan 30% anak Indonesia berisiko kekurangan zat besi karena pola makan yang tidak seimbang. Terutama anak-anak prasekolah yang belum banyak mengonsumsi makanan tinggi zat besi seperti daging, hati, atau sayuran hijau.

Siti Alifah Faiz, S.Pd, guru TK lainnya, mengingatkan pentingnya sinergi antara orang tua dan pendidik. “Orang tua harus peka. Anak yang tampak mudah lelah, pucat, dan tidak fokus bisa jadi sedang kekurangan zat besi. Tidak cukup hanya stimulasi otak saja, nutrisinya juga harus terpenuhi,” ujarnya.

Orang tua perlu memahami bahwa sumber zat besi terbaik berasal dari hewani seperti daging sapi, hati, ayam, ikan, dan telur. Zat besi dari sumber hewani lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dari sayuran. Selain itu, kombinasi dengan vitamin C dari buah seperti jeruk dan tomat dapat membantu penyerapan zat besi secara optimal.

Setelah pemahaman itu tumbuh, baru kemudian langkah konkret dapat dilakukan dengan memberikan makanan dan minuman yang telah difortifikasi dengan zat besi dan vitamin C, sebagai bagian dari ikhtiar mempersiapkan anak menjadi pembelajar yang siap bersaing di sekolah.

Menanggapi pentingnya isu ini, Anggi Morika Septie, Head of Brand SGM Eksplor, menjelaskan bahwa edukasi orang tua soal kecukupan zat besi sangat krusial. “Kami memahami bahwa pemenuhan zat besi sangat dibutuhkan agar si Kecil siap belajar di sekolah. Oleh karena itu, kami menghadirkan inovasi nutrisi dengan kombinasi unik zat besi dan vitamin C, serta dilengkapi DHA dan omega untuk mendukung kecerdasan anak,” ujarnya.

Produk susu pertumbuhan dari SGM Eksplor yang diformulasikan dengan kombinasi zat besi dan vitamin C ini dirancang untuk membantu penyerapan zat besi lebih optimal. Kandungan tambahan seperti DHA, minyak ikan tuna, serta Omega 3 dan 6 juga mendukung perkembangan otak dan tumbuh kembang anak usia prasekolah.

Sebagai langkah preventif, orang tua juga dapat memanfaatkan Kalkulator Zat Besi, sebuah alat bantu non-medis yang dikembangkan untuk mendeteksi potensi kekurangan zat besi pada anak dalam waktu kurang dari 3 menit. Alat ini bisa diakses secara daring dan digunakan mandiri sebagai screening awal sebelum berkonsultasi ke tenaga medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memperluas edukasi, disediakan pula layanan Sahabat Bunda Generasi Maju, sebuah platform pendampingan gizi setiap hari dan bekerja sama dengan ahli nutrisi.

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan orang tua semakin sadar akan pentingnya peran zat besi dalam mendukung anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan bersama SGM Eksplor

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT