News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengolah Limbah Tongkol Jagung Menjadi Kerajinan Unik Bernilai Jual Tinggi

Ranu Adi (50 Thn), warga Pati, Jawa tengah, mengolah limbah bonggol atau tongkol jagung sisa panen menjadi berbagai kerajinan yang unik dan bernilai jual tinggi.
Rabu, 13 Oktober 2021 - 10:58 WIB
Ranu Adi menunjukknya hasil kerajinan piring dari limbah tongkol jagung, Rabu (13/10/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Ide kreatif tidak harus berasal dari barang yang mahal. Itulah yang telah dibuktikan oleh Ranu Adi (50), warga Desa Sarirejo Gang 2, Kecamatan Pati Kota, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Limbah bonggol atau tongkol jagung sisa hasil panen yang berserakan disekitar rumah dan biasanya hanya digunakan untuk kayu bakar, di tangan Ranu dapat diolah menjadi berbagai kerajinan unik dan bernilai jual tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewat tangan kreatifnya, bonggol jagung yang banyak dibuang para petani di sekitar rumahnya, kini berhasil disulap menjadi berbagai kerajinan, seperti piring makan, tisu, lampu hias, gelang, pigura poto dan lukisan, serta bolpoin

Misalnya untuk membuat satu piring makan berbahan bonggol jagung, Ranu Adi mengaku memerlukan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam. Dalam satu hari, Ranu bisa membuat enam piring makan berbahan bonggol jagung.

“Satu hari bisa membuat sekitar setengah lusin. Prosesnya lumayan lama, karena harus merangkai satu satu, kita lem satu satu dan beri pelapis agar kuat kalau jatuh nggak pecah, Ujar Ranu Adi.

Ranu Adi mengatakan, ide membuat kerajinan dari bahan limbah bonggol jagung ini berawal saat dirinya melihat banyaknya limbah bonggol jagung sisa hasil panen yang berserakan disekitar rumah dan hanya digunakan untuk kayu bakar. Setelah mencoba merangkainya, akhirnya terciptalah kerajinan piring makan yang unik ini.

“Umumnya kerajinan piring itu kan terbuat dari rotan atau lidi, kemudian saya coba membuat dari bonggol jagung karena disini banyak limbah bonggol jagung yang tidak dimanfaatkan. Saya coba merangkai kok bagus dan bisa kuat,” ucapnya.

Proses pembuatannya, pertama bonggol atau tongkol jagung dipilih yang agak besar agar punya tulang yang bagus. Setelah dilakukan pemilihan bonggol jagung, kemudian dihaluskan sehingga terlihat tekstur bonggol jagung yang bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, bonggol jagung yang sudah halus kemudian dipotongi kecil kecil. Potongan bonggol jagung tersebut selanjutnya dirangkai ditempelkan satu persatu dengan lem kayu, hingga terbentuk menjadi piring makan.

Agar kuat dan tidak mudah patah saat jatuh, rangkaian bonggol jagung yang sudah membentuk piring makan tersebut dilapisi lem kayu agar kuat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga

Trending

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT