Strategic Sovereign Allocation: Mengoptimalkan Peran Obligasi FR dalam Dynamic Asset Allocation
- Istimewa
Tentunya dalam hal ini investor perlu melakukan analisis yang mendalam, mengingat investasi dilakukan dalam nilai yang lebih besar dengan jangka waktu lebih panjang.
Yield Curve Positioning & Total Return Framework
Demi mendapatkan profit optimal dari obligasi FR, investor perlu memahami yield curve positioning yang tepat serta mempelajari total return framework dari instrumen ini.
Di sini investor dapat menggunakan formula penghitungan total return sebagai berikut.
Total return = Carry + Roll-down + Capital Gain – Duration Cost
Selain itu, Anda juga dapat menerapkan tactical switching antar tenor untuk memanfaatkan steepening/flattening. Namun pastikan bahwa switching dilakukan dengan tepat dan pilihan aset yang dipilih berdasarkan analisis fundamental yang matang.
Kemudian perhatikan pula relative value antar seri benchmark. Dalam hal ini perlu menyesuaikan kondisi pasar dengan faktor risiko yang ada.
Penyesuaian tenor juga perlu dilakukan berdasarkan ekspektasi inflasi & real yield yang ada saat ini. Pastikan untuk melakukan analisis dengan matang dan perhitungan juga perlu dilakukan dengan tepat.
Sovereign Risk, Foreign Flow & Portfolio Resilience
Sebagai instrumen sovereign, Obligasi FR tentunya memiliki karakteristik tertentu. Hal ini juga sebaiknya dipahami oleh investor sehingga nanti bisa mengambil langkah terbaik dalam strategi investasi.
Selain itu investor juga perlu memahami bahwa obligasi FR sebagai sovereign instrumen sangat dipengaruhi oleh beberapa hal berikut ini.
● Dinamika Kepemilikan Asing
Faktor pertama yang memberi pengaruh adalah dinamika kepemilikan asing. Hal ini mungkin sangat sulit untuk diprediksi sehingga penting bagi Anda untuk terus melakukan updated dan antisipasi yang tepat.
● Risk Premium Indonesia vs US Treasury
Anda juga perlu memperhatikan risk premium Indonesia dengan US Treasury. US Treasury ini merupakan standar aman yang nantinya bisa Anda bandingkan dengan risiko yang ada di Indonesia.
Dalam hal ini faktor tersebut tentu harus dipikirkan dengan baik karena berpengaruh langsung terhadap imbal hasil yang akan didapatkan nantinya.
● Kredibilitas Fiskal dan Trajectory Defisit
Selanjutnya ada kredibilitas fiskal dan trajectory defisit yang juga akan berpengaruh pada peran obligasi FR sebagai instrumen sovereign. Dua hal ini juga bisa terus berubah dan perlu dilakukan analisis secara mendalam.
Load more