News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pangkas Emisi hingga 116.761 Ton CO2e Sepanjang 2025, Begini Strategi Hijau PIS dalam Setahun

Penurunan emisi signifikan berasal dari operasional armada unggulan, antara lain kapal Pertamina Prime sebesar 37.596 ton CO2e, Pertamina Pride 24.969 ton CO2e, serta Pertamina Halmahera 15.407 ton CO2e.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:47 WIB
Ilustrasi - Pangkalan energi PIS.
Sumber :
  • Dok. Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) menyampaikan hasil upaya mendukung ketahanan energi nasional dengan menempatkan keberlanjutan sebagai salah satu fokus utama.

Sepanjang 2025, PIS menjalankan berbagai inisiatif lingkungan dan sosial yang terintegrasi, mulai dari upaya penurunan emisi karbon hingga peningkatan literasi maritim serta akses energi bersih bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang tahun tersebut, PIS mencatat penurunan emisi karbon sebesar 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e). Penurunan signifikan berasal dari operasional armada unggulan, antara lain kapal Pertamina Prime sebesar 37.596 ton CO2e, Pertamina Pride 24.969 ton CO2e, serta Pertamina Halmahera 15.407 ton CO2e.

Capaian ini diperoleh melalui penerapan efisiensi energi dan modernisasi teknologi kapal secara berkelanjutan, sehingga setiap aktivitas pelayaran menghasilkan jejak karbon yang semakin rendah.

Dari sisi operasional, pengaturan kecepatan kapal atau speed optimization menjadi kontributor utama pengurangan emisi. Strategi ini berhasil menekan sekitar 78.500 ton CO2e atau setara 67 persen dari total capaian penurunan emisi. Pengendalian kecepatan dilakukan secara presisi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar tanpa mengganggu keandalan distribusi energi.

“PIS berkomitmen untuk menjaga keseimbangan energi dengan transformasi industri maritim menuju pelayaran hijau yang lebih berkelanjutan," ujar Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dikutip Sabtu (31/1/2026).

Selain fokus pada pengurangan emisi, PIS juga menjalankan program pelestarian ekosistem laut melalui inisiatif blue carbon restoration. Dalam program ini, PIS melakukan penanaman 38.000 pohon mangrove, 3.200 lamun, serta 2.635 fragmen terumbu karang sebagai bagian dari pemulihan ekosistem pesisir Indonesia.

Upaya perlindungan biota laut juga dilakukan melalui penandaan hiu paus. Terbaru, PIS menandai empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan. Dalam dua tahun terakhir, PIS telah menandai tujuh ekor dan memantau pergerakan 207 hiu paus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bidang internal, PIS menaruh perhatian pada penguatan budaya kerja yang sehat, aman, dan inklusif. Salah satunya melalui komunitas PERTIWI (Perempuan Pertamina Tangguh Inspiratif Wibawa Integritas) yang mendorong pemberdayaan perempuan serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam posisi kepemimpinan hingga 30 persen pada 2034.

Untuk pengembangan talenta, PIS menghadirkan sejumlah program kepemimpinan, seperti Next Wave, Navigator sebagai program akselerasi kepemimpinan perwira, serta AcademySEA yang berfokus pada edukasi keberlanjutan. Program-program ini dirancang untuk mencetak talenta maritim berdaya saing global dan calon pemimpin industri di masa depan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT