News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Pasang Rem Fiskal MBG, Anggaran Akan Disisir Demi Cegah Defisit APBN 2026 Melebar

Menkeu Purbaya menegaskan evaluasi menyeluruh bakal dilakukan untuk memastikan setiap rupiah belanja negara benar-benar berdampak optimal dan tidak memperlebar defisit.
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:38 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberi sinyal pengetatan serius terhadap alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah tekanan fiskal APBN 2026.

Evaluasi menyeluruh bakal dilakukan untuk memastikan setiap rupiah belanja negara benar-benar berdampak optimal dan tidak memperlebar defisit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya menegaskan, langkah tersebut bukan bentuk penolakan terhadap program unggulan pemerintah, melainkan upaya menjaga disiplin fiskal di tengah lonjakan belanja negara.

“Saya tidak anti program MBG, tapi saya ingin programnya berjalan optimal. Nanti akan kami sisir satu per satu, ada enggak yang tidak optimal, untuk menekan defisit atau kita alihkan ke program yang lebih baik,” ujar Purbaya usai sambutan di Tirto Indonesia Fiskal Forum, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Sebagai dasar evaluasi, Bendahara Negara tersebut menyoroti kinerja penyerapan anggaran MBG pada tahun lalu. Data historis menunjukkan realisasi belanja program tersebut hanya mencapai Rp51,5 triliun atau sekitar 72,5 persen dari pagu anggaran yang telah ditetapkan.

Angka ini dinilai menjadi sinyal penting bahwa perencanaan anggaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Berkaca dari capaian tersebut, Purbaya menilai perhitungan anggaran MBG untuk tahun berjalan harus lebih realistis agar tidak memicu pemborosan belanja. Ia memastikan proses evaluasi tidak bersifat umum, melainkan dilakukan secara rinci hingga ke setiap komponen biaya.

Untuk itu, Purbaya menjadwalkan rapat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) dalam waktu dekat guna membedah postur anggaran MBG secara mendalam.

“Saya akan rapat dengan (Direktorat Jenderal) Anggaran minggu ini, mungkin besok. Kita akan lihat satu per satu, line by line, seperti apa (posturnya),” pungkasnya.

Evaluasi ini menjadi krusial mengingat lonjakan signifikan anggaran MBG dalam APBN 2026. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp223,5 triliun atau 47,5 persen dari total anggaran pendidikan pemerintah pusat senilai Rp470,4 triliun kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggaran tersebut melonjak tajam hingga 293 persen dibandingkan alokasi Tahun Anggaran 2025 yang hanya Rp56,8 triliun.

Di sisi lain, peningkatan besar anggaran BGN justru berbanding terbalik dengan anggaran pendidikan yang disalurkan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD). Pada 2026, anggaran pendidikan lewat TKD hanya dipatok Rp264,62 triliun, terkontraksi 23,7 persen atau turun Rp82,4 triliun dari alokasi 2025 yang mencapai Rp347,09 triliun.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT