Perkuat Kedaulatan Rupiah, BI Gelar Currency Academy untuk Mutakhirkan Teknologi Keamanan Uang
- BI
Jakarta, tvOnenews.com - Bank Indonesia (BI) sedang memperkuat upaya menjaga kedaulatan dan keamanan rupiah setelah seri uang kertas rupiah tahun 2022 meraih penghargaan Best New Series dari International Association of Currency Affairs (IACA).
Setelah diakui sebagai salah satu uang kertas paling aman di dunia, salah satu langkah yang ditempuh untuk BI saat ini adalah dengann menyelenggarakan program Currency Academy.
Program ini berfokus pada pelatihan lanjutan untuk memperdalam keahlian di bidang keamanan uang, sekaligus memperluas pemahaman terhadap tren global penggunaan uang tunai dan perkembangan teknologi.
Currency Academy dilaksanakan pada akhir 2025 melalui kerja sama dengan sejumlah mitra BI di Eropa yang bergerak di bidang teknologi sekuriti dan pencetakan uang kertas, seperti SICPA, Landqart, dan Koenig & Bauer.
Inisiatif ini menegaskan digadang jadi komitmen BI dalam menjaga integritas dan ketahanan rupiah, sekaligus berkontribusi pada stabilitas sosial dan ekonomi di tengah dinamika sistem keuangan global.
Lewat program ini, peserta yang berasal dari Departemen Pengelolaan Uang BI memperoleh pembekalan menyeluruh mengenai teknologi keamanan uang sepanjang siklus uang kertas.
Materi pelatihan mencakup proses produksi dan inovasi teknologi substrat kertas di Landqart, dilanjutkan dengan lokakarya serta kunjungan laboratorium SICPA untuk membahas teknologi tinta sekuriti dan analisis forensik.
Peserta juga mempelajari perkembangan teknologi pencetakan terkini bersama Koenig & Bauer Banknote Solutions.
“Currency Academy memperkuat kemampuan kami dalam menjaga integritas rupiah dengan memperdalam pemahaman kami tentang tren global uang tunai, teknologi keamanan, dan praktik berkelanjutan,” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Muhammad Anwar Bashori dalam keterangan resmi, Rabu (21/1/2026).
Selain itu, Currency Academy menjadi forum diskusi mengenai arah dan masa depan penggunaan uang tunai di tengah percepatan digitalisasi ekonomi.
Pembahasan difokuskan pada penguatan sistem uang tunai yang aman, adopsi teknologi mutakhir, serta pengembangan aspek keberlanjutan melalui riset dan inovasi.
Diskusi juga menyoroti evolusi fitur keamanan uang kertas, termasuk security threads dan teknologi pencetakan canggih yang dinilai relevan bagi perekonomian modern seperti Indonesia.
Load more