News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegaskan Bantuan Pemerintah dan Kementan Peduli untuk Korban Bencana Itu Beda, Amran: Dari Gaji Pribadi Pegawai

Mentan Amran meminta seluruh pihak perlu tahu perbedaan Bantuan Pemerintah dan bantuan Kementan Peduli supaya tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:48 WIB
Antrean penerima bantuan bencana alam yang disalurkan Kementan.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap bahwa bantuan bantuan pemerintah dan bantuan melalui program Kementan Peduli tidaklah sama.

Mentan Amran meminta seluruh pihak perlu tahu perbedaan tersebut supaya tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Amran saat melepas bantuan Kementan Peduli tahap 2 sebanyak 153 truk di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) Jakarta, Kamis (11/12/25) . 

“Tolong diperhatikan, ada dua bentuk bantuan. Ada dua jenis bantuan dalam bentuk barang yang kami salurkan kepada korban bencana alam di Sumatera. Pertama, bantuan dari pemerintah dan kedua, bantuan dari Kementan Peduli yang berasal dari sumbangan pegawai dan para stakeholder,” kata Mentan, dikutip Sabtu (13/12/2025).

Amran menambahkan bahwa bantuan pemerintah disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan diberikan kepada tiga provinsi terdampak bencana yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan pemerintah terdiri dari dua kategori:

1. Bantuan reguler, yakni bantuan rutin setiap tahun senilai Rp918 miliar sesuai arahan Presiden.
2. Bantuan non-reguler, yang merupakan tambahan atas permintaan gubernur dan bupati di daerah yang tengah mengalami bencana. Total bantuan Rp330 miliar berupa beras dan minyak goreng.

Selanjutnya, jenis bantuan kedua berasal dari sumbangan pegawai Kementan serta para mitra atau stakeholder yang tergabung dalam gerakan “Kementan Peduli”.

Berbeda dengan bantuan pemerintah, bantuan ini sepenuhnya diberikan dalam bentuk barang sesuai komoditas dari masing-masing mitra. 

“Para pegawai Kementan juga ikut menyumbang menggunakan dana pribadi dari gaji mereka, termasuk Wakil Menteri dan saya sendiri. Ini adalah bentuk gerakan kepedulian bersama. Dan Kementan Peduli itu pure dari pribadi dan mitra kami,” kata Mentan Amran.

Hingga hari ini, bantuan Kementan Peduli telah dikirim dalam dua gelombang dengan nilai total sekitar Rp44 miliar, terdiri atas Rp34 miliar yang telah disalurkan pada gelombang pertama dan Rp10 miliar yang kini diberangkatkan pada gelombang kedua.

“Untuk Kementan Peduli, pengusaha minyak goreng mengirim minyak goreng, pengusaha Indomie mengirim Indomie. Seluruh bantuan disalurkan dalam bentuk barang. Semua pengiriman kami kawal ketat mulai dari pemberangkatan di sini, saat naik ke kapal, hingga tiba di daerah tujuan. Yang menerima di lokasi adalah petugas dari Kementerian Pertanian dan Bapanas,” terang Mentan Amran lebih lanjut.

Mentan Amran memastikan bahwa seluruh bantuan, baik dari pemerintah maupun Kementan Peduli, dikawal secara ketat oleh tim Kementan dan Bapanas sejak berangkat dari Jakarta hingga tiba di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan. Mentan Amran juga menekankan komitmen Kementan terhadap integritas dalam penyaluran bantuan.

“Semua proses penyaluran kami kawal secara ketat. Dari mulai dilepas di sini, saat naik ke kapal, hingga diterima di daerah oleh petugas Kementerian Pertanian dan Bapanas. Jika ada indikasi korupsi di Kementerian Pertanian, tolong laporkan. Bila terbukti, aku langsung pecat,” tutup Mentan Amran. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT