News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Perak Kini Melonjak Dibanding Emas, Ada Apa Sebenarnya yang Terjadi?

Harga perak melonjak di pasar Indonesia dan dunia, melampaui tren emas. Apa penyebabnya dan bagaimana tips aman membeli perak Logam Mulia saat ini?
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:29 WIB
Seorang karyawan menyortir emas batangan di pabrik pemisahan emas dan perak Oegussa di Wina, Austria
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.comHarga perak kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan investor dan masyarakat Indonesia. Pada Sabtu, 11 Oktober 2025, logam mulia berwarna putih ini mencatatkan kenaikan signifikan dibanding pekan sebelumnya, bahkan menunjukkan performa yang lebih menarik daripada emas.

Menurut data resmi Logam Mulia Antam, harga perak di Indonesia pada Jumat (10/10/2025) tercatat di kisaran Rp26.700 per gram, naik sekitar Rp400 per gram dari hari sebelumnya. Meski fluktuasinya tidak setajam emas, tren perak dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan stabilitas yang kuat dan potensi kenaikan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan ini dipengaruhi oleh harga global, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta meningkatnya permintaan industri dan kolektor domestik. Produk perak Logam Mulia masih menjadi acuan utama bagi banyak investor karena dijamin keasliannya dan memiliki sertifikat resmi yang diakui internasional.

Perak Logam Mulia: Pilihan Fleksibel untuk Investasi

Logam Mulia menawarkan berbagai pilihan produk perak, mulai dari batangan 250 gram, 500 gram, hingga butiran murni 99,95%. Ragam ukuran ini memberikan fleksibilitas bagi pembeli, baik untuk investasi jangka panjang maupun sekadar menambah koleksi logam mulia.

Harga setiap pecahan berbeda tergantung ukuran, biaya cetak, serta fluktuasi pasar global. Meski begitu, permintaan tetap tinggi karena perak dianggap lebih terjangkau dibanding emas, tetapi tetap memiliki potensi keuntungan menarik.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Perak

Pergerakan harga perak di Indonesia tidak berdiri sendiri. Ada beberapa faktor penting yang memengaruhinya, antara lain:

  1. Harga Emas Global – Perak sering mengikuti arah pergerakan emas karena keduanya diperdagangkan sebagai logam mulia utama di bursa internasional.

  2. Nilai Tukar Rupiah – Saat dolar AS menguat, harga perak dalam rupiah biasanya ikut naik karena perak diperdagangkan dalam mata uang dolar.

  3. Permintaan Industri – Perak banyak digunakan di industri elektronik, energi surya, dan otomotif listrik. Kenaikan permintaan global dapat mendorong harga naik.

  4. Biaya Produksi dan Distribusi – Setiap produk perak memiliki ongkos cetak dan distribusi yang memengaruhi harga akhir di pasar ritel.

Dengan memahami faktor-faktor ini, investor bisa lebih cermat dalam menentukan waktu terbaik membeli atau menjual perak.

Tips Aman Membeli Perak

Bagi masyarakat yang tertarik berinvestasi, berikut beberapa tips aman membeli perak di Indonesia:

  1. Pastikan Sertifikat Keaslian – Selalu beli perak dengan sertifikat resmi dari Logam Mulia Antam untuk menjamin kualitas dan kemurniannya.

  2. Bandingkan Harga di Beberapa Toko – Cek harga perak terkini di situs resmi atau platform jual beli terpercaya sebelum melakukan transaksi.

  3. Perhatikan Biaya Tambahan – Tanyakan soal biaya cetak dan ongkos kirim agar harga total tidak jauh dari harga pasar.

  4. Pilih Pecahan Sesuai Tujuan Investasi – Untuk investasi jangka panjang, pilih batangan besar; sedangkan untuk koleksi, butiran kecil bisa menjadi alternatif menarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Saat harga emas cenderung bergerak stagnan, perak kini justru menunjukkan tren menanjak. Beberapa analis menilai perak masih memiliki ruang kenaikan dalam beberapa bulan ke depan, terutama karena tingginya permintaan dari industri teknologi dan energi hijau.

Bagi investor pemula, perak bisa menjadi pintu masuk ideal ke dunia logam mulia—lebih murah dari emas, tetapi tetap bernilai tinggi. Dengan strategi pembelian yang tepat dan memahami pergerakan pasar, perak bisa menjadi aset pelindung nilai yang menjanjikan di tengah ketidakpastian ekonomi global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT