News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Heboh Media Asing, Begini Fakta Gaji Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia

Debut Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia disorot media asing. Bagaimana gaji dan uang saku pemain timnas sebenarnya? Simak fakta lengkapnya di sini.
Senin, 22 September 2025 - 09:12 WIB
Mauro Zijlstra debut
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com – Debut Mauro Zijlstra bersama Timnas Indonesia langsung menyedot perhatian media asing. Pemain berusia 20 tahun itu menjalani laga perdananya saat Garuda menghadapi Taiwan di FIFA Matchday September 2025. Tidak tanggung-tanggung, pelatih Patrick Kluivert bahkan mempercayakan Mauro tampil sebagai starter kala bersua Lebanon.

Keputusan Kluivert ini mengejutkan media Belanda, Noordhollands Dagblad. Mereka menyoroti langkah cepat Indonesia yang langsung mengorbitkan pemain muda Volendam tersebut ke tim senior, meski ia sejatinya diproyeksikan untuk Timnas U-23. Media Belanda itu menyebut, Mauro yang kerap duduk di bangku cadangan klub tiba-tiba mendapat kesempatan besar di level internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan ini menambah panasnya perbincangan seputar naturalisasi pemain di Indonesia. Menurut media asing, fakta bahwa Mauro bisa langsung memperkuat tim nasional setelah proses administrasi rampung menjadi tanda betapa cepatnya jalur menuju Garuda terbuka bagi pemain diaspora.

Tidak Bergaji Tetap, Hanya Uang Saku dan Bonus

Debut Mauro Zijlstra menimbulkan pertanyaan publik: berapa sebenarnya gaji pemain Timnas Indonesia? Banyak yang mengira para pemain mendapat gaji rutin setiap bulan dari PSSI, padahal faktanya berbeda.

Dalam konteks tim nasional, pemain tidak menerima gaji tetap seperti di klub. Federasi hanya menanggung tiket perjalanan, akomodasi, serta memberikan kompensasi berupa uang saku dan bonus yang sifatnya insidental. Besarannya tidak baku, karena menyesuaikan kondisi keuangan federasi serta prestasi yang diraih.

Untuk gambaran, uang saku pemain Timnas Indonesia berkisar:

  • Timnas Senior: Rp50 juta – Rp100 juta per bulan.

  • Timnas U-23: Rp20 juta – Rp50 juta per bulan.

  • Timnas U-19: Rp10 juta – Rp20 juta per bulan.

Nominal tersebut masih bisa bertambah jika tim meraih kemenangan atau prestasi tertentu, misalnya lolos ke turnamen besar atau merebut medali emas. Selain itu, PSSI juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pemain menjelang Idul Fitri.

Artinya, tidak ada angka pasti seperti gaji klub yang sudah diatur dalam kontrak. Di timnas, pemain hanya mendapat hak dalam bentuk uang saku dan bonus, sedangkan kontrak penuh tetap berada di klub masing-masing.

Nilai Pasar Mauro Zijlstra

Di level klub, Mauro Zijlstra saat ini tercatat sebagai pemain FC Volendam. Menurut Transfermarkt, nilai pasar Mauro mencapai 75.000 euro atau setara Rp1,4 miliar. Namun, detail gaji pribadinya belum dipublikasikan secara resmi.

Sebagai perbandingan, Volendam mengalokasikan sekitar 660.000 euro (Rp12,6 miliar) per tahun untuk membayar gaji seluruh pemainnya. Jika dibagi rata, setiap pemain bisa menerima gaji puluhan ribu euro per musim. Meski begitu, porsi masing-masing tentu berbeda bergantung kontrak individu.

Dengan nilai pasarnya yang relatif kecil untuk ukuran sepak bola Eropa, debut Mauro di Timnas Indonesia menjadi momentum penting. Kesempatan ini bukan hanya membuka peluang karier lebih besar di level klub, tetapi juga bisa melipatgandakan pendapatannya lewat bonus, uang saku timnas, serta potensi sponsor pribadi.

Jalan Panjang di Tim Garuda

Meski masih menjadi perdebatan di media asing, debut Mauro Zijlstra adalah awal dari perjalanan panjangnya bersama Garuda. Dari yang awalnya gagal masuk skuad U-23 karena persoalan administrasi, kini ia sudah menjejakkan kaki di tim senior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika mampu menunjukkan performa konsisten, Mauro berpotensi mengamankan posisi reguler di lini tengah Indonesia. Tidak hanya itu, kehadirannya juga bisa menjadi contoh nyata bahwa pemain muda diaspora punya peluang nyata untuk bersinar di level internasional, meski berangkat dari status cadangan di klub.

Pada akhirnya, perhatian besar media asing pada debut Mauro menandakan betapa dinamisnya peta sepak bola Indonesia. Publik kini menanti, apakah Mauro hanya jadi cameo sesaat, atau justru akan berkembang menjadi andalan baru Timnas di masa depan. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT