News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Melemah ke Rp16.571 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sentimen Global

Rupiah melemah ke Rp16.571 per dolar AS pada Jumat pagi. Pasar cermati sentimen global dari The Fed, Eropa, hingga RAPBN 2026 yang berpotensi menekan kurs.
Jumat, 19 September 2025 - 10:03 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Sumber :
  • pixabay

Jakarta, tvOnenews.comNilai tukar rupiah kembali melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (19/9/2025). Rupiah dibuka turun 44 poin atau 0,27 persen ke posisi Rp16.571 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan penutupan sebelumnya Rp16.527 per dolar AS.

Pergerakan rupiah yang kembali tertekan ini dinilai sebagai respons pasar terhadap perkembangan global, khususnya ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) yang dinilai kurang agresif menurunkan suku bunga dalam jangka menengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sentimen Global Membayangi

Dari mancanegara, The Fed memberi sinyal hanya akan memangkas suku bunga satu kali pada 2026, satu kali pada 2027, dan tidak ada penurunan pada 2028. Sikap ini mengecewakan pelaku pasar yang sebelumnya berharap pelonggaran moneter lebih banyak akan menopang likuiditas global.

Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis data penjualan ritel Inggris pada Agustus 2025 yang diperkirakan melambat ke 0,4 persen dari 0,6 persen pada bulan sebelumnya. Dari Asia, Bank of Japan (BoJ) diproyeksikan mempertahankan suku bunga di level 0,5 persen, yang merupakan tertinggi sejak 2008.

Tekanan eksternal ini membuat rupiah sulit menguat, terutama karena dolar AS masih menjadi aset lindung nilai utama di tengah ketidakpastian global.

Faktor Domestik Ikut Menekan

Dari dalam negeri, kesepakatan pemerintah dan DPR terkait perubahan postur RAPBN 2026 juga menjadi sorotan pasar. Defisit anggaran diperkirakan melebar menjadi Rp689,1 triliun atau 2,68 persen PDB, naik dari rencana awal Rp638,8 triliun (2,48 persen PDB).

Kenaikan belanja negara hingga Rp3.842,7 triliun dinilai belum diimbangi dengan kenaikan pendapatan yang signifikan, sehingga meningkatkan risiko fiskal yang turut menekan stabilitas rupiah.

Pasar Uang dan Ekspektasi Investor

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelemahan rupiah sekarang ini masih berpotensi berlanjut jika ketidakpastian global tidak mereda. Namun, dukungan intervensi Bank Indonesia (BI) dan prospek aliran modal asing ke instrumen obligasi negara diharapkan mampu menahan depresiasi lebih dalam.

Dalam perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.530–Rp16.600 per dolar AS. Pelaku pasar diminta tetap mencermati perkembangan global, terutama arah kebijakan The Fed, data ekonomi Eropa, dan kebijakan moneter Jepang. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT