GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alsintan Modern Permudah Petani Sumedang, Panen Padi Lebih Cepat dan Efisien

Melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), proses panen modern yang digencarrkan Kementan kini menjadi lebih cepat, efisien, dan kualitas hasil gabah terjaga.
Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:28 WIB
Ilustrasi alat dan mesin pertanian (alsintan).
Sumber :
  • Kementan

tvOnenews.com – Modernisasi pertanian yang digalakkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) semakin dirasakan manfaatnya oleh petani.

Melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), proses panen menjadi lebih cepat, efisien, dan kualitas hasil gabah terjaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maman, petani sekaligus anggota Kelompok Tani Ciroyom 2 di Desa Palasari, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, memberikan tanggapannya terhadap pemanfaatan alsintan moden. Menuruntya, combine harvester menjadi solusi nyata di lapangan.

“Kalau dulu panen butuh banyak tenaga kerja dan waktu. Sekarang dengan combine harvester satu hektare sawah bisa selesai dalam hitungan jam. Gabah juga lebih bersih dan tidak banyak tercecer,” kata Maman dalam pernyataannya pada Kamis (21/8/2025).

Bagi Maman dan kelompoknya, kehadiran alsintan pascapanen membuat proses panen jauh lebih efisien. Lebih dari itu, pemanfaatan alsintan mampu menekan biaya produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja yang semakin terbatas.

Dalam kesempatan berbeda, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Andi Nur Alam Syah, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi modern di sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa modernisasi pertanian khususnya pascapanen merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Alsintan modern, khususnya combine harvester dan power thresher, sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan teknologi ini, kita bukan hanya membantu petani bekerja lebih cepat, tetapi juga menjaga agar hasil panen tidak banyak hilang. Inilah bagian dari strategi percepatan menuju swasembada pangan,” jelas Andi Nur Alam Syah, Kamis (21/8/2025).

Kelompok Tani Ciroyom 2 di Desa Palasari, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kelompok Tani Ciroyom 2 di Desa Palasari, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Sumber :
  • Kementan

 

Andi juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kementan menyalurkan ribuan unit alsintan pascapanen ke berbagai daerah. Ia berharap manfaat nyata dari dukungan Kementan dapat semakin dirasakan oleh petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada 2025 kami mengalokasikan 3.228 unit combine harvester besar dan 2.152 unit power thresher. Dengan dukungan ini, kami ingin memastikan lebih banyak petani yang merasakan manfaat nyata modernisasi pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa modernisasi pascapanen merupakan kunci utama untuk memperkuat swasembada pangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT