GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Penolakan Kenaikan PBB di Berbagai Daerah, Mensesneg Bantah Akibat Minimnya Dana Pusat

Gelombang protes kenaikan PBB meluas di berbagai daerah. Mensesneg tegaskan kenaikan pajak ini murni kebijakan daerah, bukan akibat minimnya dana pusat.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:35 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah daerah tengah memicu gelombang protes warga, bahkan diwarnai aksi demonstrasi. Di tengah sorotan publik, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah akibat kurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

Prasetyo menekankan, kenaikan PBB sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah dan penyebabnya berbeda-beda di tiap wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada penyebabnya karena itu. Bukan ya (kurang anggaran dari pusat). Itu memang kebijakan masing-masing pemerintah daerah, dan berbeda antara satu kabupaten dengan yang lain,” ujarnya dalam keterangannya yang dikutip pada hari Kamis (14/8/2025).

Ia mencontohkan, kenaikan PBB di Kabupaten Pati memiliki latar belakang berbeda dengan kabupaten lainnya. “Kenaikan PBB dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah. Jadi bukan karena faktor pusat,” imbuhnya.

Koordinasi dengan Mendagri

Prasetyo mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait fenomena ini. Pembicaraan dilakukan setelah sejumlah daerah memutuskan kenaikan PBB dalam jumlah signifikan, yang memicu penolakan publik.

“Kami kemarin konsultasi dengan Mendagri, tapi koordinasinya bukan untuk mencari rumusan. Itu tetap menjadi kebijakan setiap pemerintah daerah. Namun, setelah kebijakan itu menimbulkan masalah, barulah koordinasi dilakukan secara intens,” jelasnya.

Kronologi dan Daerah yang Terlibat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisruh PBB berawal dari keputusan beberapa pemerintah daerah yang menetapkan kenaikan tarif secara signifikan pada tahun 2025. Setidaknya lima daerah masuk sorotan, yakni Kabupaten Pati, Jombang, Semarang, Bone, dan Cirebon.

  • Pati, Jawa Tengah – Kenaikan PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) mencapai 250 persen. Meski kebijakan sudah dibatalkan, ribuan warga tetap menggelar aksi menuntut Bupati Sudewo mundur.

  • Cirebon, Jawa Barat – PBB naik hingga 1.000 persen berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2024. Puluhan warga dari Paguyuban Pelangi Cirebon menilai kebijakan ini memberatkan dan tidak masuk akal.

  • Bone, Sulawesi Selatan – Kenaikan PBB-P2 sebesar 300 persen memicu bentrokan antara mahasiswa HMI dan aparat di depan kantor DPRD Bone. Ketua DPRD Bone mengaku terkejut, menyebut kenaikan ini belum memenuhi asas legalitas, dan berkomitmen mengawal pembatalannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).
3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

Bojan Hodak memilih Gali Freitas, Francisco Rivera dan Bruno Moreira sebagai tiga pemain yang paling diantisipasi dari Persebaya. Pemilihan nahkoda Persib atas tiga pemain ini ternyata punya alasan tersendiri. 
Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Legenda UFC Jon Jones membuka peluang untuk kembali tampil dengan negosiasi pertarungan di ajang bersejarah UFC White House, meski sebelumnya sempat vakum lama.
Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak mengerikan tewas Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sontak membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lontarkan pesan menohok. 
Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

​​​​​​​Ramalan keuangan shio besok 3 Maret 2026, memprediksi Shio Babi paling hoki dengan peluang finansial, sementara Shio Ayam wajib waspada agar tak merugi.
Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Tottenham Hotspur kembali menelan hasil negatif pada pekan ke-28 Liga Inggris. Bertandang ke markas Fulham FC di Craven Cottage, Minggu (1/3/2026), Spurs takluk dengan skor 1-2.

Trending

Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Tottenham Hotspur kembali menelan hasil negatif pada pekan ke-28 Liga Inggris. Bertandang ke markas Fulham FC di Craven Cottage, Minggu (1/3/2026), Spurs takluk dengan skor 1-2.
Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak mengerikan tewas Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sontak membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lontarkan pesan menohok. 
Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

​​​​​​​Ramalan keuangan shio besok 3 Maret 2026, memprediksi Shio Babi paling hoki dengan peluang finansial, sementara Shio Ayam wajib waspada agar tak merugi.
Cara Unik Pemuda Bantarjati Kota Bogor Bangunkan Sahur Gunakan Alat Drumband

Cara Unik Pemuda Bantarjati Kota Bogor Bangunkan Sahur Gunakan Alat Drumband

Puluhan pemuda RT 03/10 Kelurahan Bantarjati, Kota Bogor miliki cara unik untuk membangunkan warga pada waktu sahur tiba. Mereka menggunakan alat drumband. 
3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

Bojan Hodak memilih Gali Freitas, Francisco Rivera dan Bruno Moreira sebagai tiga pemain yang paling diantisipasi dari Persebaya. Pemilihan nahkoda Persib atas tiga pemain ini ternyata punya alasan tersendiri. 
Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Legenda UFC Jon Jones membuka peluang untuk kembali tampil dengan negosiasi pertarungan di ajang bersejarah UFC White House, meski sebelumnya sempat vakum lama.
Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Benarkah Timnas Indonesia bisa langsung lolos Piala Dunia 2026 menggantikan Iran? Cek ulasan selengkapnya berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT