News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS-Korsel Sepakat Susun Paket Dagang Jelang Penghapusan Tarif Timbal Balik Juli 2025

Korea Selatan dan AS sepakat susun paket dagang sebelum tarif timbal balik diberlakukan Juli 2025. Fokus pembahasan pada otomotif, energi, dan tarif.
Jumat, 25 April 2025 - 10:22 WIB
Bendera Korea Selatan dan Amerika Serikat berkibar di luar Museum Nasional Sejarah Kontemporer Korea di Seoul, Korea Selatan, pada 25 April 2023.
Sumber :
  • APTN

Washington, tvOnenews.com – Korea Selatan dan Amerika Serikat sepakat untuk merancang paket perdagangan baru yang bertujuan menghapus tarif impor baru dari AS sebelum masa jeda tarif timbal balik berakhir pada Juli 2025. 

Kesepakatan ini dicapai usai putaran pertama pembicaraan dagang di Washington, Kamis (24/4) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari Reuters, pertemuan ini disebut sebagai pertemuan dagang tingkat tinggi pertama sejak kedua negara kembali terlibat ketegangan dagang. 

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut pertemuan tersebut sangat sukses dan menyiratkan bahwa negosiasi teknis bisa dimulai dalam waktu dekat.

“Kami bergerak lebih cepat dari perkiraan. Kami akan mulai membicarakan teknis minggu depan,” ujar Bessent kepada wartawan usai pertemuan.

Fokus pada Penghapusan Tarif, Energi, dan Keseimbangan Perdagangan

Delegasi Korea Selatan yang dipimpin Menteri Keuangan Choi Sang-mok dan Menteri Perindustrian Ahn Duk-geun menyatakan pihaknya telah meminta pembebasan dari tarif-tarif spesifik dan timbal balik AS. Sebagai gantinya, Korsel menawarkan kerja sama di sektor pembangunan kapal, energi, dan pengurangan defisit neraca perdagangan.

Ahn menyebut pembicaraan tersebut sebagai langkah awal yang positif menuju penyusunan apa yang mereka sebut sebagai "paket Juli", yang ditargetkan rampung sebelum 8 Juli 2025.

“Kami sepakat menyusun kerangka kerja diskusi ke depan, termasuk pertemuan lanjutan tingkat teknis minggu depan,” ungkap Ahn.

Pembahasan Tarif Otomotif dan Kebijakan Mata Uang

Tarif impor mobil menjadi perhatian utama delegasi Korea Selatan, mengingat sektor ini terdampak paling besar akibat kebijakan tarif baru AS yang mencapai 25 persen. Korsel juga dijadwalkan membahas kebijakan nilai tukar secara khusus dengan Departemen Keuangan AS atas permintaan langsung dari Scott Bessent.

Choi menyebutkan empat area utama pembahasan:

  1. Tarif dan hambatan non-tarif

  2. Keamanan ekonomi

  3. Kerja sama investasi

  4. Kebijakan mata uang

Tidak Ada Bahasan Biaya Pertahanan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sempat menjadi isu sensitif di masa lalu, biaya pertahanan tidak menjadi bagian dari agenda dalam pertemuan ini. Korea Selatan menegaskan bahwa urusan pertahanan merupakan isu terpisah dari kerja sama dagang.

Pengaruh Politik Dalam Negeri Korsel

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT