News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reshuffle Pertama hingga Pergantian Menteri Dikti Saintek, Pesan Keras dari Prabowo ke Kabinet

Presiden Prabowo Subianto tegaskan reshuffle demi efektivitas birokrasi. Menteri Dikti Satryo dicopot, sinyal arah reformasi mulai nyata dalam kabinet baru.
Selasa, 8 April 2025 - 12:54 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta pada Jumat (21/3).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto buka suara soal arah reformasi birokrasi dan reshuffle kabinet yang jadi sorotan publik. Dalam sebuah pernyataan terbuka, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak segan-segan mengganti pejabat yang dianggap menghambat kerja tim, termasuk di jajaran menteri.

Pernyataan itu kian menarik perhatian, terutama setelah dicopotnya Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains-Teknologi (Dikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, beberapa waktu lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satryo, yang dikenal sebagai akademisi dan mantan pejabat di berbagai institusi riset, digantikan tanpa penjelasan panjang dari pemerintah. Fakta pencopotan ini memicu spekulasi bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Prabowo untuk membentuk kabinet kerja yang benar-benar efektif.

"Sama seperti tim sepak bola, kalau nggak ada kemajuan, copot manajernya, ganti yang baru. Kita harus tegak." 

Pernyataan lugas Prabowo Subianto ini disampaikan dalam konteks evaluasi kinerja para pemimpin lembaga dan kementerian.

Menurut Prabowo, birokrasi harus bisa mengeksekusi kebijakan dengan cepat dan tepat. Ia menyebut bahwa beberapa menteri bahkan sudah di-reshuffle karena tidak bisa kerja dalam tim.

"Kalau nggak bisa kerja bareng, ya saya ganti. Banyak dirjen saya copot, menteri pun ada yang saya ganti. Ini soal akuntabilitas dan pelayanan ke rakyat," tegasnya.

Prabowo juga menyebut beberapa kasus nyata yang menggambarkan pendekatan tegasnya terhadap birokrasi. Termasuk soal pemecatan pejabat Kementerian Pertanian yang terlibat suap, hingga penggantian direksi Bulog yang dinilai lambat dalam menyerap gabah petani.

Lalu, apakah Menteri Dikti Saintek menjadi salah satu yang tumbang karena dinilai tidak selaras dengan visi eksekusi cepat itu?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Prabowo tak menyebut nama secara langsung, narasi soal “pemimpin yang tidak perform” menjadi sorotan tajam. Terlebih, isu tentang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi belakangan mendapat tekanan agar lebih konkret berkontribusi ke pengentasan kemiskinan dan penguatan sumber daya manusia.

Prabowo juga menyinggung program 32 ribu sarjana bergizi tinggi—anak-anak muda dengan IQ tinggi yang akan ditugaskan ke desa-desa sebagai agen perubahan. Program ini dinilai sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap institusi pendidikan tinggi yang selama ini dianggap elitis namun minim implementasi lapangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT