News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Pemilik Petronas? Menguak Fakta di Balik Raksasa Energi Malaysia

Siapa pemilik dan berapa omzet Petronas, perusahaan raksasa energi milik negara Malaysia, yang kini hadapi tantangan setelah ledakan pipa gas di Putra Heights.
Rabu, 2 April 2025 - 07:00 WIB
Foto menara Petronas di Malaysia.
Sumber :
  • Instagram @malaysia.truly.asia

Jakarta, tvOnenews.com - Selasa pagi (1/4/2025), ledakan dahsyat mengguncang kawasan Putra Heights, Selangor, Malaysia. Pipa gas milik Petronas mengalami kebocoran dan meledak, menyebabkan kobaran api besar serta melukai 112 orang. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait standar keselamatan di sektor energi Malaysia.

Di balik peristiwa tersebut, muncul pertanyaan tentang siapa pemilik Petronas dan bagaimana peran perusahaan ini dalam ekonomi nasional Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petronas: Aset Strategis Milik Negara

Petroliam Nasional Berhad, atau lebih dikenal sebagai Petronas, adalah perusahaan energi milik negara Malaysia yang didirikan pada tahun 1974. 

Perusahaan ini sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Malaysia dan beroperasi di bawah kendali Kementerian Keuangan Malaysia. Tidak ada individu atau entitas swasta yang memiliki saham di Petronas, menjadikannya sebagai salah satu badan usaha milik negara (BUMN) paling strategis di Malaysia.

Sebagai perusahaan energi terbesar di Malaysia, Petronas memiliki peran vital dalam eksplorasi, produksi, serta perdagangan minyak dan gas baik di dalam maupun luar negeri. 

Keuntungan dari Petronas berkontribusi langsung terhadap pendapatan negara dan menjadi salah satu sumber pemasukan utama bagi Malaysia.

Kinerja Keuangan Petronas

Melansir dari Reuters, pada tahun 2024, Petronas melaporkan penurunan laba bersih menjadi 55,1 miliar ringgit Malaysia (sekitar $12,47 miliar), turun dari 80,7 miliar ringgit pada tahun sebelumnya. 

Pendapatan perusahaan juga mengalami penurunan menjadi 320 miliar ringgit dari 343,6 miliar ringgit pada tahun 2023. Penurunan ini disebabkan oleh volatilitas ekonomi global serta harga minyak yang lebih rendah.

Namun, meskipun menghadapi tantangan ekonomi, Petronas tetap menjadi pemain utama di industri energi global. Perusahaan ini terus melakukan ekspansi dan eksplorasi di berbagai belahan dunia, termasuk di zona ekonomi eksklusif Malaysia di Laut China Selatan.

Petronas dan Kebijakan Pemerintah Malaysia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai entitas yang sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah, kebijakan dan keputusan strategis Petronas sangat dipengaruhi oleh kepentingan nasional Malaysia. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan bahwa semua keputusan bisnis yang diambil oleh Petronas akan tetap mengikuti prinsip komersial yang transparan demi kepentingan negara.

Selain itu, Petronas juga aktif menjalin kerja sama dengan perusahaan energi global. Salah satu langkah strategisnya adalah kesepakatan dengan Eni untuk menggabungkan aset hulu di Indonesia dan Malaysia, yang mencakup sekitar 3 miliar barel setara minyak dalam cadangan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

PANI berhasil merealisasikan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan pada tahun 2025.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT