News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

30 Ribu Perawat, Bidan, dan Nakes akan Disediakan Rumah Subsidi, Ini Harga dan Lokasinya

Kementerian PKP, Kemenkes, dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) program 30 ribu rumah subsidi untuk tenaga kesehatan.
Kamis, 27 Maret 2025 - 23:48 WIB
Ilustrasi perumahan
Sumber :
  • Kementerian PUPR

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan program perumahan subsidi murah bagi puluhan ribu tenaga kesehatan di Indonesia.

Total, akan ada sebanyak 30 ribu unit rumah subsidi akan didistribusikan kepada perawat, bidan, dan tenaga kesehatan di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang telah berkontribusi besar dalam pelayanan kesehatan.

Secara spesifik, alokasi perumahan subsidi ini terdiri dari 15 ribu unit untuk perawat, 10 ribu unit bagi bidan, serta 5 ribu unit lainnya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.

Proses penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi ini akan mendapatkan dukungan dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya bekerja sama dengan pengembang yang berkualitas dalam program ini.

“Di Indonesia ada banyak pengembang yang bagus, tapi ada juga pengembang yang tidak bagus. Jangan pilih pengembang yang tidak bertanggung jawab dan tidak berkualitas karena itu akan membuat kepedihan dan kepahitan nanti bagi bidan, perawat, dan tenaga kesehatan,” ujar Maruarar atau yang akrab disapa Ara dalam pernyataannya di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Untuk memastikan program ini berjalan tepat sasaran, Kementerian PKP, Kemenkes, dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Jakarta.

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan BP Tapera, BTN, serta berbagai organisasi profesi kesehatan guna memperkuat implementasi program.

Data tenaga kesehatan yang akan menjadi penerima manfaat program ini dikumpulkan oleh Kemenkes dan BPS. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima 1,362 juta data tenaga kesehatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rinciannya terdiri dari 781.664 perawat, 542.805 bidan, dan 38.056 tenaga kesehatan masyarakat lainnya. Data ini kemudian disesuaikan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menentukan penerima yang memenuhi kriteria.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa dari data yang telah diverifikasi, terdapat 30 ribu tenaga kesehatan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan rumah subsidi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT