News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erick Thohir Panggil Dirut Maskapai untuk Bersiap Hadapi Lonjakan 5 Kali Lipat Saat Lebaran

Menteri BUMN Erick Thohir meminta seluruh pihak, termasuk maskapai penerbangan dan pengelola bandara, untuk segera memetakan kebutuhan dan kesiapan armada.
Kamis, 2 Januari 2025 - 17:01 WIB
Konferensi Pers Menteri BUMN, Erick Thohir, bersama Dirut Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, dan Angkasa Pura, mengenai Safety Penerbangan dan Persiapan Lebaran, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri BUMN Erick Thohir mulai mempersiapkan sektor penerbangan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa Lebaran 2025, yang diperkirakan akan jauh lebih besar dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Erick menginstruksikan seluruh pihak terkait, termasuk maskapai penerbangan dan pengelola bandara, untuk segera memetakan kebutuhan dan kesiapan armada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Persiapan tentu untuk Lebaran, karena memang kan Nataru mungkin tanggal 4 ini sudah terjadi penurunan peak. Tetapi kalau kita ingat nanti ada Ramadan dan Lebaran di bulan Maret, ini kan kita harus antisipasi,” ujar Erick di kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2025).

Erick mengungkapkan, jumlah penumpang pada masa mudik Lebaran diprediksi bisa mencapai lima kali lipat dibandingkan puncak arus Nataru. Hal ini, menurut Erick, membutuhkan koordinasi dan kesiapan lebih baik dari seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi udara.

“Saya minta tadi dari airport dan penerbangan mulai memapping dengan masing-masing jumlah pesawat yang dimiliki. Supaya pada saat Lebaran ini kita bisa antisipasi yang hari ini sudah baik menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Erick menegaskan bahwa kesiapan logistik dan operasional harus dimulai sejak dini, mengingat tingginya volume perjalanan yang akan terjadi.

“Karena dibandingkan Nataru, ini kita mungkin bisa lima kali lipat. Artinya, ini benar-benar sesuatu yang lonjakan yang kita harus lakukan antisipasi lah,” tegasnya.

Langkah antisipasi ini diharapkan dapat memastikan kelancaran transportasi udara selama musim mudik dan balik Lebaran. Erick juga meminta semua pihak tetap berkolaborasi untuk menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.

Pengalaman sukses dalam menghadapi arus mudik dan balik Nataru akan menjadi acuan untuk menghadapi Lebaran. Dengan persiapan matang, Erick optimistis lonjakan lima kali lipat ini dapat ditangani dengan baik.

“Hari ini sudah baik, kita harus lebih baik lagi. Ini harus menjadi pembelajaran untuk Ramadan dan Lebaran mendatang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rapat tersebut dihadiri oleh Dirut Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, Angkasa Pura dan AirNav. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT