News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Sebut Masih Sedikit Lulusan Perawat Mau Kerja di Luar Negeri, Padahal...

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa selain dapat memenuhi kebutuhan global, pengiriman perawat ke luar negeri juga dapat
Senin, 23 Desember 2024 - 20:51 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan memberi vaksinasi pada masyarakat DKI Jakarta
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan mengatakan secara global terdapat kebutuhan sebesar 6,4 juta tenaga kesehatan perawat.

Indonesia diklaim memiliki potensi yang besar untuk memenuhinya, sehingga Kemenkes dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) berupaya mempermudahnya dari sisi regulasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa selain dapat memenuhi kebutuhan global, pengiriman perawat ke luar negeri juga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Dia mencontohkan, seorang WNI nakes yang bekerja di Jepang mendapatkan penghasilan sebesar Rp 30 juta, dan yang di Jerman mendapatkan hingga Rp50 juta per bulan.

"Tetapi catatan kita baru ribuan lah, yaa. ordernya 10 ribu (nakes) aja gak nyampe yang kita kirim," kata dia, melansir antara, Senin (23/12/2024).

tvonenews

Dia menjelaskan di Indonesia ada 38 Politeknik Kesehatan milik Kementerian Kesehatan. Selama lima tahun baru 2 ribu tenaga kesehatan yang dikirim, sehingga per tahun jumlahnya 400.

Jumlah itu diungkap olehnya sedikit sekali.

"Saya minta kalau bisa tahun depan 2 ribu, nanti naik lagi setahunnya 5 ribu, dan 10 ribu," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya bekerja sama dengan kementerian-kementerian lain guna mempermudah putra-putri bangsa apabila ingin belajar di luar.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengatakan terdapat sejumlah hal yang mereka upayakan guna memenuhi kebutuhan global tersebut, contohnya dalam pemeriksaan kesehatan.

"Itu kita upayakan bagaimana caranya tidak terlalu banyak item. Itu kita menyesuaikan dengan permintaan negara lain. Kalau negara lain cuma mensyaratkan misalnya cuma kolesterol sama asam urat, ya kita ikut aja, gak usah lagi ditambah-tambahin di sini," katanya.

Kemudian, kata Abdul, standardisasi harga pemeriksaan kesehatan, agar tidak timpang di satu daerah dengan daerah lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait harga cek kesehatan tersebut, Abdul mengatakan akan mencarikan model pembiayaan yang pas yang tidak terlalu membebani calon pekerja migran itu.

Yang ketiga, dia melanjutkan fokus dalam penyiapan tenaga kerja oleh Poltekkes. Misalkan, kata dia, satu poltekkes menyiapkan tenaga kerja khusus ke Jerman, poltekkes lain menyiapkan untuk ke Jepang. (ant/vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT