News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tinjau Industri Minuman Beralkohol, Komisi VII DPR Dorong Pemerintah Gencarkan Riset Anggur Lokal: Sebagian Bahan Produksi Wine Masih Impor

Sebanyak 19 anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan ke industri minuman beralkohol anggur lokal Bali, Hatten Wines yang bermarkas di Sanur, Denpasar.
Sabtu, 7 Desember 2024 - 17:54 WIB
Potret pengolahan minuman anggur lokal di Bali.
Sumber :
  • Dok. Hatten Wines

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi VII DPR RI meminta pemerintah untuk segera mendorong riset pengembangan industri minuman beralkohol jenis anggur (wine).

Hal itu penting dilakukan agar industri minuman beralkohol jenis wine lokal bisa 100 persen menggunakan komponen berbahan lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, sebanyak 19 anggota Komisi VII DPR RI meninjau produsen minuman anggur lokal Bali, yakni Hatten Wines yang bermarkas di Sanur, Denpasar.

“Ke depan, Kementerian Perindustrian untuk melakukan penelitian, kira-kira mana lagi daerah yang memang anggur itu bisa ditanam,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty ketika melakukan kunjungan kerja reses di Denpasar, Bali, Sabtu (7/12/2024).

Dilansir dari Antara, berdasarkan hasil kunjungan itu, Evita menuturkan bahwa produsen yang tergolong industri kecil menengah (IKM) itu saat ini masih memproduksi wine dengan sebagain bahan dalam negeri. Sedangkan, 50 persen bahan anggur lainnya masih diimpor dari Australia.

Pasokan anggur lokal tersebut ditanam dan dipasok dari Kabupaten Buleleng, Bali yang tersebar di Desa Pemuteran, Sanggalangit dan Seririt.

Evita itu juga mengharapkan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mendorong pemanfaatan produk dalam negeri itu diserap perhotelan dan restoran.

Terkait aspirasi tersebut, Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika dalam kesempatan itu mengatakan salah satu tugas dan fungsi (tupoksi) Kemenperin, yakni menjamin ketersediaan bahan baku.

Ia pun mengharapkan kebutuhan anggur untuk minuman tersebut dapat dipasok dari dalam negeri karena memudahkan industri, baik dari sisi administrasi maupun biaya.

“Tupoksi Kementerian bagaimana menjamin ketersediaan bahan baku, itu salah satunya. Kalau kami lihat industri itu akan sangat berkepentingan untuk (kebutuhan) bisa masuk dari dalam negeri,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Direktur Utama PT Arpan Bali Utama (Hatten Wines) Ida Bagus Rai Budarsa menjelaskan pihaknya mengelola 30 hektare kebun anggur dan 30 hektare lahan lainnya bekerja sama dengan petani untuk memproduksi 10 jenis anggur, salah satunya varietas anggur hitam khas Buleleng.

Dia mengatakan per tahun membutuhkan sekitar 1.400 ton anggur, di antaranya sebanyak 700 ton untuk produk Hatten yang menggunakan anggur lokal dan sisanya anggur impor untuk produk premium.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT