News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Capaian Ekonomi Digital 10 Tahun Jokowi, Transaksi Keuangan Elektronik Meroket Pesat

Potensi ekonomi digital di era Jokowi terlihat dari berbagai indikator yang terus tumbuh, terutama di sektor perbankan digital dan transaksi keuangan digital.
Selasa, 15 Oktober 2024 - 09:00 WIB
Capaian Ekonomi Digital 10 Tahun Jokowi, Transaksi Keuangan Elektronik Meroket Pesat
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi ekosistem perekonomian digital Indonesia selama 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tumbuh pesat, dan diprediksi akan menjadi yang terbesar di ASEAN.

Potensinya semakin terlihat dari berbagai indikator yang terus mengalami pertumbuhan, terutama di sektor perbankan digital dan transaksi keuangan digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut data dari Bank Indonesia (BI), selama masa pemerintahan Presiden Jokowi antara 2014-2023, volume transaksi perbankan digital Indonesia meroket hingga 898,82%.

Pertumbuhan yang signifikan ini menunjukkan betapa pesatnya perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Selama periode pertama Jokowi, antara 2014 hingga 2019, volume transaksi digital banking mengalami kenaikan sebesar 116,95%.

Detailnya, pada tahun 2014 jumlah transaksi tercatat 1,6 miliar dan terus meningkat setiap tahun hingga mencapai 4,9 miliar transaksi pada tahun 2019.

Pertumbuhan Transaksi Digital Periode Pertama Jokowi

Jika dirinci lebih lanjut, pada 2014 volume transaksi mencapai Rp11.737 triliun. Kemudian pada tahun 2015, volume transaksi digital naik menjadi Rp12.343 triliun.

Angka tersebut terus meningkat menjadi Rp27.287 triliun pada 2019.

Pertumbuhan yang konsisten ini menunjukkan bahwa perbankan digital semakin menjadi andalan masyarakat.

Lonjakan Pesat Transaksi Digital Periode Kedua Jokowi

Pada periode kedua pemerintahan Jokowi, yaitu antara 2020 hingga 2023, pertumbuhan volume transaksi perbankan digital lebih signifikan, mencapai 225,97%.

Pada 2020, volume transaksi mencapai 4,9 miliar dan melonjak hingga 16,1 miliar pada 2023. Dalam hal nominal, transaksi digital banking di 2020 tercatat sebesar Rp27.364 triliun.

Hingga pada 2023, jumlah transaksi digital banking tersebut melonjak menjadi Rp58.617 triliun.

Lonjakan Pengguna QRIS

Sejak diluncurkannya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), BI mencatat pertumbuhan jumlah pengguna yang signifikan. Pada 2021, jumlah pengguna QRIS tercatat sebanyak 11,5 juta orang dan meningkat menjadi 45,5 juta pada 2023.

Transaksi QRIS pun tumbuh sebesar 217,33% pada Agustus 2024, dengan jumlah pengguna mencapai 52,55 juta dan merchant sebanyak 33,77 juta.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia harus memanfaatkan semua peluang untuk terus tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ekonomi digital Indonesia memiliki potensi besar dan diperkirakan akan tumbuh empat kali lipat hingga 2030.

"Pembayaran digital juga diproyeksikan akan tumbuh 2,5 kali lipat pada tahun 2030 mencapai 760 miliar USD atau sekitar Rp12.300 triliun. Sebuah angka yang sangat besar sekali," ujar Jokowi saat membuka Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2024.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT