News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Mulai Besok, Ini Daftar Kelompok Prioritas Pelamar dan Jadwal Lengkapnya

Berdasarkan surat yang diterbitkan oleh BKN, berikut ini jadwal seleksi PPPK 2024 bagi pelamar prioritas, eks tenaga honorer kategori II dan tenaga non ASN
Senin, 30 September 2024 - 11:09 WIB
Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Mulai Besok, Ini Daftar Kelompok Prioritas Pelamar dan Jadwal Lengkapnya
Sumber :
  • Menpan

Jakarta, tvonenews.com - Pemerintah kembali membuka pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Selasa, 1 Oktober 2024.

Berdasarkan surat Nomor: : 6610/B-KS.04.01/SD/K/2024 yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 27 September 2024, ditetapkan beberapa posisi bagi lulusan prioritas, tenaga honorer, dan non-ASN yang sudah terdata dalam pangkalan data BKN. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kategori prioritas mencakup beberapa kelompok utama, antara lain:
1. Pelamar prioritas (Pelamar Prioritas Guru dan D-IV Bidan Pendidik Tahun
2023);
2. Eks Tenaga Honorer Kategori II (eks THK-II).
3. Tenaga non ASN yang terdata dalam pangkalan data (database) BKN; dan
4. Tenaga non ASN yang aktif bekerja di Instansi pemerintah (termasuk lulusan
PPG untuk formasi Guru di Instansi Daerah).

Pemerintah berharap dengan adanya prioritas ini dapat memberikan kesempatan bagi para tenaga honorer yang selama ini belum diangkat sebagai ASN, agar dapat mengabdi secara formal di berbagai instansi pemerintah.

Pendaftaran seleksi PPPK akan berlangsung mulai 1 hingga 20 Oktober 2024. Proses ini diperuntukkan bagi berbagai formasi yang mencakup tenaga pendidikan, kesehatan, serta tenaga teknis lainnya di instansi pemerintah pusat dan daerah.

Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Mulai Besok, Ini Daftar Kelompok Prioritas Pelamar dan Jadwal Lengkapnya
Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Mulai Besok, Ini Daftar Kelompok Prioritas Pelamar dan Jadwal Lengkapnya
Sumber :
  • BKN

 

“Instansi pemerintah wajib melakukan seleksi administrasi secara cermat atas kesesuaian dokumen pelamar angka 1 huruf d sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Oleh karena itu, Instansi diberikan alokasi waktu yang lebih panjang untuk dapat melakukan seleksi administrasi,” tulis surat tersebut, dikutip Senin (30/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan surat yang diterbitkan oleh BKN, berikut ini jadwal seleksi PPPK 2024 bagi pelamar prioritas, eks tenaga honorer kategori II dan tenaga non ASN

  • Pengumuman Seleksi 30 September s.d. 19 Oktober 2024
  • Pendaftaran Seleksi 1 s.d. 20 Oktober 2024
  • Seleksi Administrasi 1 s.d. 29 Oktober 2024
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi 30 Oktober s.d. 1 November 2024
  • Masa Sanggah (*) 2 s.d. 4 November 2024
  • Jawab Sanggah 2 s.d. 6 November 2024
  • Pengumuman Pasca Masa Sanggah (*) 5 s.d. 11 November 2024
  • Penarikan data final 12 s.d. 14 November 2024
  • Penjadwalan Seleksi Kompetensi 15 s.d. 25 November 2024
  • Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat Seleksi Kompetensi 26 November s.d. 1 Desember 2024
  • Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 2 s.d. 19 Desember 2024
  • Pengolahan Nilai Seleksi Kompetensi 7 s.d. 23 Desember 2024
  • Pengumuman Hasil Kelulusan 24 s.d.31 Desember 2024
  • Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan 10 s.d. 21 Desember 2024
  • Integrasi Nilai Seleksi Kompetensi dan Nilai Seleksi Kompetensi TeknisTambahan 13 s.d. 28 Desember 2024
  • Pengumuman Hasil Kelulusan 24 s.d. 31 Desember 2024
  • Pengisian DRH NI PPPK 1 s.d. 31 Januari 2025
  • Usul Penetapan NI PPPK 1 s.d. 28 Februari 2025.(nba)
Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT