News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Kesepakatan Ekonomi Makro untuk APBN 2025 dari DPR dan Pemerintah: Pertumbuhan Ekonomi 5,2% hingga Inflasi 2,5%

DPR bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN, Gubernur BI, Ketua DK OJK, dan Plt Kepala BPS sepakat untuk menetapkan berbagai asumsi dasar ekonomi makro APBN 2025.
Kamis, 29 Agustus 2024 - 10:02 WIB
Suasana rapat kerja yang digelar di kompleks Parlemen Senayan antara Komisi XI DPR RI bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, Ketua DK OJK, dan Plt Kepala BPS.
Sumber :
  • Dok. Kementerian Keuangan

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi XI DPR RI bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, Ketua DK OJK, dan Plt Kepala BPS sepakat menetapkan berbagai asumsi dasar ekonomi makro untuk APBN 2025.

Kesepakatan Pemerintah dan DPR mengenai RAPBN 2025 itu ditetapkan saat rapat kerja yang digelar di kompleks Parlemen Senayan pada Rabu (28/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembahasan ini mencakup target pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta indikator pembangunan lainnya yang menjadi acuan dalam RAPBN 2025.

"Pemerintah juga sepakat untuk menjaga tercapainya pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif, berkelanjutan, dan berkualitas," kata Sri Mulyani di akun Instagra @smindrawati, Kamis (29/8/2024). 

Dalam konteks ekonomi makro, Komisi XI yang dipimpin oleh Kahar Muzakir menyetujui target pertumbuhan ekonomi pada 2025 sebesar 5,2%, dengan inflasi yang diperkirakan berada di angka 2,5%. 

Angka-angka tersebut sama persis alias tidak ada perubahan dari asumsi yang telah diajukan dalam RAPBN 2025.

Selain itu, nilai tukar rupiah disepakati berada pada level Rp16.000 per dolar AS, sementara suku bunga SBN 10 tahun ditetapkan sebesar 7%.

Angka tersebut sedikit berbeda dari RAPBN 2025, di mana nilai tukar rupiah dipatok di Rp16.100 per dolar AS dan suku bunga SBN 10 tahun di 7,1%.

Sasaran pembangunan yang disepakati pun tetap sama seperti yang tercantum dalam RAPBN 2025. Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan sebesar 4,5-5%, tingkat kemiskinan berada di kisaran 7-8%, kemiskinan ekstrem 0%, Gini Rasio 0,379-0,382, dan Indeks Modal Manusia ditetapkan sebesar 0,56.

Untuk indikator pembangunan lainnya, Nilai Tukar Petani ditargetkan pada kisaran 115-120, sementara Nilai Tukar Nelayan berada di angka 105-108.

Target ini tidak mengalami perubahan dari yang diajukan dalam RAPBN 2025.

Meski mayoritas asumsi sudah disepakati, beberapa fraksi di Komisi XI tetap memberikan catatan penting. Fraksi PDI-Perjuangan, misalnya, mengusulkan agar nilai tukar rupiah ditetapkan di angka Rp15.900 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun di 6,9%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Fraksi PKB mengusulkan Nilai Tukar Petani berada di kisaran 120-125.

Kesimpulan rapat ini juga mencakup kesepakatan untuk melakukan berbagai upaya dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkualitas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT