News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PT Astra Sedaya Finance Rilis Tiga Seri Obligasi Senilai Rp2,5 Triliun, Imbal Hasilnya Mulai dari 6,40 Persen

Tiga Seri Obligasi Astra Sedaya Finance ditawarkan dengan jangka waktu satu tahun, tiga tahun dan lima tahun, dengan tingkat kupon atau imbal hasil bervariasi. 
Jumat, 19 April 2024 - 08:49 WIB
PT Astra Sedaya Finance RilisTIga Obligasi Senilai Rp2,5 Triliun, Imbal Hasilnya Mulai dari 6,40 Persen
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Perusahaan pembiayaan PT Astra Sedaya Finance kembali menerbitkan obligasi atau surat utang senilai Rp2,5 triliun. Tiga Seri Obligasi ditawarkan dengan jangka waktu atau tenor satu tahun, tiga tahun dan lima tahun, dengan tingkat kupon atau imbal hasil bervariasi. 

Dalam prospektus yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/4/2024), Astra Sedaya Finance mengungkapkan rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2024 Dengan Jumlah Pokok Sebesar Rp2,5 Triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Obligasi ini diterbitkan dalam tiga seri, yakni Seri A bertenor satu tahun (370 hari) senilai Rp953,58 miliar. TIngkat kupon untuk obligasi ini diberikan sebesar 6,40 persen, atau terendah diantara tiga seri yang diterbitkan. 

Selanjutnya, obligasi Seri B deng jangka waktu 3 tahun (36 bulan) senilai Rp1.181,69 miliar rupiah. Obligasi yang akan jatuh tempo pada tahun 2027 ini diberi tingkat kupon sebesar 6,55 persen. 

Terakhir adalah obligasi Seri C dengan jangka waktu 5 tahun (60 bulan) senilai Rp364,72 miliar. Obligasi bertenor panjang ini diberi tingkat kupon atau imbal hasil tertinggi yakni 6,65 persen. 

"Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai
dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 23 Juli 2024," demikian dikutip dari prospektus. 

Lebih lanjut disebutkan bahwa penerbitan obligasi berkelanjutnya ini adalah bagian dari penerbitan obligasi berkelanjutan VI yang dilakukan Astra Sedaya Finance. Sebelumnya di 2023, perseroan telah merilis obligasi berkelanjutan VI Tahap I dan Tahap II, masing - masing senilai Rp2,5 triliun dan Rp1 triliun. 

Beli di Pasar Sekunder

Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Astra Sedaya Finance ini telah menyelesaikan masa Penawaran Umum pada tanggal 18 April 2024. Rencananya, hari ini (19 April 2024) akan dilakukan penjatahan terhadap investor yang berhasil mendapat obligasi ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, investor akan dapat membeli obligasi ini di pasar sekunder di Bursa Efek Indonesia, mulai tanggal 24 April 2024 atau saat dimulainya pencatatan atau listing.

Invetor dapat membeli Obligasi Astra Sedaya Finance ini dengan jumlah nilai minimal Rp5 juta rupiah.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT