News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Elon Musk Lakukan PHK Besar - Besaran di Tesla, Sekitar 14 Ribu Karyawan Perusahaan Pembuat Mobil Listrik ini Akan Kehilangan Pekerjaan

Dengan rencana PHK Elon Musk, maka sekitar 14 ribu karyawan Tesla yang tersebar di berbagai pabriknya di seluruh dunia berpotensi kehilangan pekerjaannya.
Selasa, 16 April 2024 - 08:15 WIB
Elon Musk Lakukan PHK Besar - Besaran di Tesla, Sekitar 14 Ribu Karyawan Akan Kehilangan Pekerjaan
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Pengusaha super tajis asal Amerika Serikat, Elon Musk akan melakukan pemutusan hubunan kerja (PHK) di salah satu perusahaannya, Tesla. Rasionalisasi di produsen mobil listrik ini terpaksa dilakukan setelah kinerja penjualan tidak mencapai target di Kuarta I-2024.

Rencana PHK besar - besaran ini terungkap dalam memo internal Elon Musk di internal perusahaan yang sudah beredar di publik. Selain sebagai pendiri dan pemegang saham,Elon Musk saat ini juga tercatat sebagai CEO di Tesla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam memo interalnya, Elon Musk menyebut bahwa perusahaan harus bisa mengurangi beban dan meningkatkan produktivitas, untuk bisa menghadapi pertumbuhan di masa depan.

"Sebagai bagian dari upaya ini, kami tleah melakukan review organisasi, dan membuat keputusan sulit untuk mengurangi karyawan hingga lebih dari 10 persen," jelas Elon Musk dalam memonya.

Hingga akhir Desember 2023, Tesla tecatat memiliki total karyawan sekitar 140.473 karyawan yang tersebar di sejumlah negara. Dengan rencana PHK Elon Musk, maka sekitar 14 ribu karyawan diperkirakan akan kehilangan pekerjaannya. 

Selain rencana PHK, dua eksektufif senior juga mengumumkan rencana pengunduran diri mereka dari manajemen Tesla pada Senin kemarin. Keduanya adalah Drew Baglino yang merupakan insinyur elektrik adalah bagian dari tim awal pendiri Tesla sejak tahun 2006 lalu. Selanjutnya, terdapat nama Roh Patel, yang merupakan mantan penasehat senior Presiden Obama sebelum masuk ke Tesla di 2016 lalu. 

Tekanan Persaingan

Meski masih menjadi perusahaan produsen mobil listrik nomor satu dunia, Tesla mulai menghadapi persaingan ketat dari sejumlah pemain otomotif dunia, termasuk China.

Di akhir 2023, perusahaan mobil listrik China, BYD bahkan telh menggeser posisi Tesla sebagai produsen mobil listrik terbesar dunia. 

Sementara perusahaan pembuat ponsel pintar China, Xiaomi juga telah mengungkapkan rencana penjualan mobil listriknya, yang dipastikan akan lebih murah dari mobil varian termurah Tesla, Model 3. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal bulan ini, Tesla melaporkan penjualan Kuartal I-2024 sebesar 386.810 unit mobil listrik, atau turun 8,5 persen dibandingkan dengan penjualan mobil listrik di periode yang sama tahun sebelumnya. 

Penurunan penjualan kuartalan ini merupakan yang pertama yang dihadapi produsen mobil listrik ini sejak tahun 2020, atau sejak pandemi Covid-19. Padahal, di saat yang sama Tesla telah jor - joran memberi insentif dan diskon hingga 12,5 persen dari harga jual mobil listriknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT