News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Pemberantasan Tindak Pidana, Ormas di DIY-Jateng Datangi Mapolda DIY

Dukungan pemberantasan tindak pidana, puluhan orang dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di DIY dan Jawa Tengah datangi Mapolda DIY, Rabu (11/1/2023).
Rabu, 11 Januari 2023 - 21:55 WIB
Perwakilan ormas di DIY-Jateng saat di Polda DIY, Rabu (11/1/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Puluhan orang dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di DIY dan Jawa Tengah mendatangi Mapolda DIY, Rabu (11/1/2023). Mereka menyatakan dukungan dalam pemberantasan tindak pidana dan upaya penegakan hukum tanpa tebang pilih di wilayah hukum Polda DIY.

"Kita wajib menyuarakan untuk sama-sama Jogja kita jaga bersama tanpa terkecuali. Warga asli, warga pendatang, semuanya wajib menjaga Jogja supaya aman," kata salah satu perwakilan ormas, Waljito.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa ormas yang hadir antara lain Merkids, BB9, FKJR, RANGGAGAS, MERKADE, STS, Aliansi Masyarakat DIY Bersatu, FKPPI, KIBER, Generasi Muda Untuk Perubahan, Lindu Aji Magelang, dan Banser DIY.

Dalam kesempatan tersebut, mereka menggelar aksi simpatik memberikan dukungan kepada Polda DIY dalam rangka memberantas tindak pidana di DIY. Kemudian lima orang perwakilan ormas juga diberi kesempatan bertemu Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan untuk beraudiensi.

Usai pertemuan, Waljito kemudian menyampaikan pernyataan sikap mengajak para tokoh masyarakat DIY maupun pendatang untuk bersatu dan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kenyamanan di wilayah DIY.

"Mengimbau kepada aparat penegak hukum terkait untuk mengawasi dan menindak peredaran miras yang sering menjadi pemicu terjadinya keributan dan kriminalitas di jalanan. Serta memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, Pemda, Ormas dan masyarakat dalam menciptakan DIY yang aman, nyaman dan anti kekerasan," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan menyatakan bahwa pihaknya sepakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah DIY.

"Saya sudah bertemu dengan perwakilan dari rekan-rekan ormas dan kami telah bersepakat untuk menjaga keamanan di Jogja. Kepolisian bersama dengan stakeholder terkait telah bekerja sama dan bertanggung jawab untuk mengamankan semua kegiatan masyarakat yang ada di Jogja," ujar Kapolda.

Mantan Kakorbinmas Baharkam Polri itu meminta maaf apabila dalam bertugas melayani masyarakat masih belum optimal. Pihaknya siap bekerja sama dengan masyarakat untuk menjaga kerukunan di DIY.

"Kami juga siap untuk diawasi dalam menjalankan penegakkan hukumnya sesuai dengan tata cara yang berlaku. Point besarnya, Yogyakarta harus dibikin aman dan nyaman," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir pernyataan, Kapolda mengajak seluruh warga di DIY untuk menjaga Yogyakarta dengan penuh kerukunan.

"Saya berpesan tetap menjaga kerukunan masyarakat, tidak melawan kekerasan dengan kekerasan tetapi kami juga konsekuen untuk memudahkan jalur komunikasi masyarakat dengan kepolisian. Mari kita jaga sama-sama wilayah Jogja ini dengan penuh kerukunan," pungkasnya. (Apo).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT