Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Ledakan Mercon di Bantul, Begini Kondisi Terkini Dua Korban
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Bantul, tvOnenews.com - Ledakan mercon terjadi di sebuah rumah warga di wilayah Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (22/2/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyebut, ada lima orang saksi yang sejauh ini telah diperiksa guna mengungkap pasti penyebab ledakan. Saksi yang dimintai keterangan merupakan tetangga sekitar dan orang yang mengantarkan korban ke rumah sakit.
"Sekarang masih pemeriksaan saksi. Sudah ada 5 orang (saksi) yang sudah dimintai keterangannya. Mereka yang mengantarkan ke RS dan tetangga rumah," katanya saat dihubungi, Senin (23/2/2026).
Sementara, kondisi dua korban sampai saat ini masih belum bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Sampai saat ini, dua korban masih dirawat di RS. Korban FZA (19) mengalami luka kena ledakan dibagian kaki dan mata. Kalau Korban AAN (18) jari tengah tangan kanan patah," ungkap Rita.
Peristiwa nahas ini berawal sekitar pukul 05.00 WIB, ketika korban AAN dan empat saksi yakni AIR (16), RAS (18), TRA (20) dan FD (19) berkumpul di rumah AAN.
Kemudian korban atas nama FZA datang dengan membawa bubuk mesiu atau mercon seberat empat ons dan plastik berwarna transparan.
Saat itu, FZA mengajak teman-temannya untuk membuat mercon, namun hanya korban AAN yang bersedia.
Lalu, kedua korban membuat mercon di teras rumah sebelah selatan yang berdekatan dengan kursi. Sedangkan, empat saksi duduk di kursi yang berada di sebelah timur korban.
Saat itu, saksi melihat kedua korban membuat mercon dengan cara memasukkan bubuk mercon ke dalam plastik dan diisi dengan batu kecil atau kerikil, kemudian diikat dengan plester bening, lalu diletakkan di dekat kedua korban.
Saksi melihat kedua korban telah selesai membuat satu mercon dan sedang membuat mercon yang kedua.
"Namun, saat mercon kedua belum sempat ditali terdengar bunyi ledakan yang keras hingga menyebabkan atap plafon, kaca jendela serta lantai tempat ledakan menjadi retak," ucap Rita.
Atas kejadian tersebut, para saksi melihat kedua korban sudah dalam keadaan terluka di beberapa bagian tubuhnya hingga mengeluarkan banyak darah.
Selanjutnya, kedua korban oleh saksi dibawa ke RSUD Saras Adyatma dengan menggunakan sepeda motor.
Kini, kasus ledakan mercon tersebut masih dalam penyelidikan oleh aparat kepolisian. (scp/buz)
Load more