Polisi Buka Suara Soal Viral Debt Collector Diduga Intimidasi Pengendara di Seturan Yogyakarta
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Selain itu, patroli di wilayah Seturan akan ditingkatkan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Polresta Sleman memastikan setiap informasi yang meresahkan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan transparan.
Berakhir damai
Dari potongan video lainnya yang juga diunggah oleh TikTok @bukan.uztad, pertikaian yang sebelumnya terjadi antara pengedara motor dan DC berakhir damai.
Kesepakatan damai ini terjadi setelah dimediasi oleh si pemilik ruko yang menjadi TKP adu mulut antara pengendara motor dan DC. Diketahui, oknum DC inisial B.
Seusai dimediasi, oknum DC tersebut membuat video klarifikasi permintaan maaf kepada korban dan pemilik ruko.
"Saya Brian meminta maaf atas kejadian tadi. Dari saya ke depannya nggak akan terulang lagi. Untuk mas Bima mohon diterima permintaan maaf saya," ucap Brian dalam video yang diunggah akun @bukan.uztad.
"Pak heri sebagai pemilik toko Mafza Kids, saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Saya cuma khilaf sesaat, emosi sesaat," sambungnya.
"Untuk kejadian tadi harapannya tidak terulang lagi. Untuk mas Brian semoga ke depan lebih baik dan mas Bima selaku tamu saya dari Bandung semoga tidak kapok datang ke Yogya," ucap Heri selaku pemilik ruko. (scp/buz)
Load more