News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Kemampuan dan Keterampilan Konservator Museum, Keraton Yogyakarta Gelar Pawiyatan Konservasi

Sebagai upaya meningkatan kemampuan staf museum dalam merawat benda-benda warisan budaya, Keraton Yogyakarta mengadakan kegiatan seminar  bertajuk “Pawiyatan Konservasi Koleksi Keraton Yogyakarta”. Agenda ini tidak hanya diikuti oleh pegawai museum yang dikelola Keraton Yogyakarta saja, namun juga perwakilan dari museum-museum lain di wilayah DIY.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:09 WIB
GKR Bendara memberikan sambutan dalam pembukaan “Pawiyatan Konservasi Koleksi Keraton Yogyakarta”, Sabtu (13/12).
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com – Sebagai upaya meningkatan kemampuan staf museum dalam merawat benda-benda warisan budaya, Keraton Yogyakarta mengadakan kegiatan  bertajuk “Pawiyatan Konservasi Koleksi Keraton Yogyakarta”. Agenda ini tidak hanya diikuti oleh pegawai museum yang dikelola Keraton Yogyakarta saja, namun juga perwakilan dari museum-museum lain di wilayah DIY.

Ditegaskan oleh Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, acara ini pada awalnya memang diselenggarakan untuk para pegawai museum milik Keraton Yogyakarta, namun mengingat pihaknya telah mengundang sejumlah narasumber, maka konservator museum-museum lain di Yogyakarta pun turut diminta partisipasinya sebagai peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini Pawiyatan Konservasi pertama yang keraton lakukan, (diselenggarakan) karena kami ingin peningkatan skill dari SDM kita di departemen konservasi yang dimiliki keraton. Itu yang pertama. Tapi, karena kami sudah membawa narasumber ke sini, kenapa cuma kami saja? Jadi, kami hari ini juga mengundang beberapa museum untuk datang dan juga bekerja sama dengan ISI, ada konservasi, dan lain sebagainya supaya mereka juga ‘ayo kita menggali lebih banyak calon-calon konservator di masa depan’,” terang GKR Bendara selepas Sesi I acara, Sabtu (13/12).

Menurut putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X itu, saat ini, masih banyak museum di Yogyakarta, khususnya yang dikelola oleh pihak swasta mengalami kesulitan dalam melakukan konservasi barang-barang koleksi. Selain terkendala akan biaya, kemampuan konservasi yang dimiliki pegawai museum juga belum mumpuni.

“Situasi museum di Jogja kalau dari segi display, dari segi inventarisasi, beberapa sudah cukup bagus, tetapi memang beberapa butuh dibantu dan kalau dari segi konservasi, kebanyakan masih yang dimiliki oleh pemerintah. Kalau untuk yang dimiliki oleh swasta, ini cukup kurang karena konservasi itu budgetnya tidak kecil. Kita tadi juga dengar bahwa beberapa materi didapatkan dari luar negeri, bahkan skill di Indonesia belum ada yang full konservator karena memang ada beberapa keahlian yang harus diambil. Di Indonesia belum banyak orang yang memiliki sertifikat konservasi. Di Indonesia, kita masih butuh banyak support,” jelasnya.

Sementara itu, Pengawas Kegiatan Pawiyatan Konservasi, Nyi R.Ry. Noorsundari memastikan bahwa dalam acara ini, para peserta tidak hanya sekadar diberikan teori, namun juga berkesempatan untuk langsung mempraktikkan langkah-langkah konservasi.

“Kegiatan pelatihan ini sangat penting karena bukan sekadar teori, tapi juga praktik langsung agar staf museum mampu melakukan tindakan konservasi preventif maupun kuratif secara mandiri. Dengan staf yang terlatih, risiko kerusakan dapat diidentifikasi lebih dini, dan penanganan koleksi sesuai standar modern dapat diterapkan,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pawiyatan Konservasi Koleksi Keraton Yogyakarta digelar selama dua hari. Kegiatan seminar dilaksanakan pada Sabtu (13/12/2025) di Artotel Suites Bianti Yogyakarta, sementara workshop pada Minggu (14/12/2025) di Kagungan Dalem Wahanarata, Museum Kereta Keraton Yogyakarta. Peserta yang mengikuti acara ini meliputi konservator museum se-DIY, perguruan tinggi,balai pelestarian kebudayaan, praktisi konservasi, serta masyarakat umum.

Untuk memastikan pegawai museum dapat melakukan langkah-langkah konservasi secara tepat, setidaknya delapan orang narasumber yang ahli di bidangnya dihadirkan. Salah satunya adalah Susanne Erhards, ahli konservasi asal Jerman yang menjadi konservator untuk Museum Macan, Jakarta. (Scp/Ard)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Yolla Yuliana mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan Jakarta Livin Mandiri dari Gresik Phonska Plus pada laga terakhirnya di putaran pertama Proliga 2026
Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Pemerintah mulai membuka arah pengelolaan sumber daya strategis nasional menyusul pencabutan izin 28 perusahaan pascabencana di Sumatera.
Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebelumnya sebanyak 28 saksi telah dilakukan pemeriksaan, kini bertambah menjadi 46 saksi.
Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.

Trending

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Negara paling bawah di ranking FIFA yaitu San Marino kembali meledek Real Madrid yang harus kebobolan oleh kiper Benfica Anatoliy Trubin di Liga Champions.
Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Inter Milan meraih kemenangan impresif 2-0 di markas Borussia Dortmund pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.
Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Pergantian keputusan yang berlangsung cepat itu membuat Chiki Fawzi mengaku sempat kebingungan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT