News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prihatin dengan Kondisi Lingkungan saat Ini, Tiga Seniman Teriakkan Kritik Lewat Pameran “J+ Art Awards: Living Lines”

Bukan hanya indah untuk dinikmati secara visual, pameran bertajuk “J+ Art Awards: Living Lines” yang dibuka pada Jumat (5/12) sore di ARTOTEL Suites Bianti juga syarat akan kritik ekologis tentang hubungan manusia dengan lingkungan.
Minggu, 7 Desember 2025 - 18:05 WIB
Tiga orang seniman suarakan kritik terhadap hubungan antara manusia dan lingkungan pada pameran “J+ Art Awards: Living Lines”.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com – Bukan hanya indah untuk dinikmati secara visual, pameran bertajuk “J+ Art Awards: Living Lines” yang dibuka pada Jumat (5/12) sore di ARTOTEL Suites Bianti juga syarat akan kritik ekologis tentang hubungan manusia dengan lingkungan.

Memamerkan karya dari tiga seniman, yaitu Becky Karina, Oceu Apristawijaya, dan Uce Alamsyah Lubis, J+ Art Awards: Living Lines menampilkan kegelisahan setiap seniman akan kondisi lingkungan saat ini melalui pendekatan visual yang berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Becky Karina menampilkan karyanya yang berjudul “Resting Where Imagination Blooms”. Karya ini disebutnya lahir dari ruang keheningan dan membuahkan proses kreatif yang personal.

“Proses ini banyak melihat unsur daun, bunga, kalau kita mikroskop detail. Itu saya coba tuangkan,” terangnya.

Sementara itu, seniman lain yaitu Oceu Apristawijaya memamerkan empat karyanya dalam ekshibisi ini. Karya-karyanya yang berjudul “Tumblrearth”, “Urban Forest”, “Restoration”, dan “Waiting for the Rain” berbicara tentang relasi antara manusia dan alam.

“Manusia bagian dari alam ini, tapi kadang merasa lebih di atas. Seperti sekarang ini, akibatnya banjir di Sumatra," tutur Oceu.

Walaupun mengkritisi secara tajam, namun Oceu tetap menampilkan optimisme melalui karyanya. Warna-warna dalam lukisannya menjadi penanda harapan bahwa manusia akan peka terhadap alam.

“Secara makna, setiap yang kelam ada harapan. Ada warna itu (dalam karya yang dihadirkan),” ungkapnya.

Seniman terakhir, Uce Alamsyah Lubis atau dikenal dengan nama Oetje Lamno menghadirkan “The Mind of Attraction” dan “Fatamorfosa” sebagai dua karya yang dipamerkan dalam J+ Art Awards: Living Lines. Kedua karyanya ini memberikan pengalaman visual penuh resonansi emosional yang membuat orang tidak hanya mengagumi keindahannya, namun juga merenung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kesulitannya tentang pemahaman spiritualisme. Saya butuh waktu sekitar dua tahun. Spiritualisme sebelum orang menyebut agama sudah eksis dulu. Itu yang saya kumpulkan untuk membuat karya seni,” jelas Oetje.

General Manager ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta, Reza Farhan sangat senang karena pihaknya dapat memberikan ruang bagi para seniman. Dia juga menyatakan bahwa pembukaan J+ Art Awards: Living Lines menjadi momen penting bagi hotel.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT