GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Densus 88 AT Polri Satgaswil DIY Gandeng Eks Napiter, Peran Krusial dalam Mencegah Aksi Terorisme

Detasemen khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Satgaswil DI Yogyakarta terus memperkuat upaya pencegahan terorisme dengan melibatkan eks napiter dalam program kontra radikalisasi.
Rabu, 3 Desember 2025 - 19:36 WIB
Densus 88 At Polri Satgaswil DIY menyelenggarakan sosialisasi pencegahan bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan terorisme di Gunungkidul, Rabu (3/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Gunungkidul, tvOnenews.com - Detasemen khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Satgaswil DI Yogyakarta terus memperkuat upaya pencegahan terorisme dengan melibatkan eks napiter dalam program kontra radikalisasi.

Keterlibatan eks napiter dianggap krusial karena pengalaman mereka menjadi alat efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, program ini mencakup sosialisasi pencegahan bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan terorisme. Eks napiter berbagi pengalaman tentang proses deradikalisasi sekaligus memberikan wawasan bahaya ideologi ekstrem.

"Keterlibatan mereka menyampaikan pengalaman dan testimoni mengenai bahaya ideologi ekstrem. Serta, memberikan sudut pandang yang autentik dan persuasif kepada masyarakat dan penghuni yayasan," kata AKBP Johanes Budi Moses Harahap, Kasatgaswil DIY Densus 88 At Polri dalam acara sosialisasi yang dipusatkan di Yayasan Mata Hati, Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (3/12/2025).

Densus 88 At Polri menegaskan bahwa program kontra-radikalisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan bukan hanya TNI/Polri melainkan juga pemerintah daerah hingga sejumlah tokoh penting masyarakat.

Upaya ini untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap ideologi kekerasan dan intoleransi.

Di tengah perbedaan, pihaknya turut mengingatkan masyarakat agat tetap waspada terhadap ancaman intoleransi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

"Sosialisasi ini sangat penting sebagai bekal kita untuk menjadi agen perdamaian yang mampu menangkal paham ekstremisme dan terorisme, dimulai dari lingkungan terdekat kita,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kegiatan ini, Kasatgaswil berharap, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga persatuan dan menolak segala bentuk intoleransi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT