News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Wisatawan Menilai Kawasan Malioboro Terasa Lebih Nyaman saat Uji Coba Full Pedestrian

Para wisatawan yang menikmati suasana di jalan Malioboro Kota Yogyakarta menilai suasana di kawasan tersebut terasa lebih nyaman saat uji coba Malioboro Full Pedestrian. 
Kamis, 9 Oktober 2025 - 18:45 WIB
Seorang wisatawan berfoto di tengah Jalan Malioboro yang lengang saat uji coba Malioboro Full Pedestrian, Selasa (7/10/2025).
Sumber :
  • ANTARA/Luqman Hakim

Yogyakarta, tvOnenews.com - Para wisatawan yang menikmati suasana di jalan Malioboro Kota Yogyakarta menilai suasana di kawasan tersebut terasa lebih nyaman saat uji coba Malioboro Full Pedestrian

Wisatawan menilai, tanpa kendaraan bermotor, kawasan ikonik di jantung Kota Yogyakarta itu terasa lebih tenang dan sejuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lebih enak, lebih sejuk sih. Kayak tenang gitu, enggak sericuh seramai biasanya," kata salah satu wisatawan asal Solo, Jawa Tengah, Fadila Putri (24) yang datang ke Malioboro bersama rekannya. 

Fadila mengaku datang menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Solo dan melanjutkan perjalanan ke Malioboro dengan berjalan kaki.

Ia menilai suasana kali ini terasa lebih santai untuk berjalan kaki maupun berbelanja dan menyebut tak menemui kendala berarti meski kendaraan bermotor dilarang masuk kawasan. 

Sebagai wisatawan dari luar kota, Fadila memilih berjalan kaki untuk berpindah tempat dan sesekali menggunakan becak motor untuk mengunjungi destinasi menarik. 

"Aku naik kendaraan umum, jadi enggak masalah. Dari stasiun ke sini jalan kaki, sekalian menikmati suasananya," ujarnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah wisatawan tampak berjalan santai di tengah jalan sambil berfoto, bahkan sambil duduk lesehan menikmati suasana Malioboro yang bebas kendaraan. 

Beberapa pengendara yang terpantau terlanjur masuk kawasan langsung diminta petugas untuk menuntun motor keluar area.

Senada dengan Fadila, Yessi Setia (43) wisatawan asal Bandung, mengaku menikmati suasana Malioboro yang lebih tenang dan bersih tanpa kendaraan bermotor. 

"Asri, tenteram. Buat spot foto juga enak," ucap perempuan yang mengaku kali ketiga mengunjungi Malioboro. 

Menurut Yessi, suasana tanpa kendaraan terasa lebih nyaman ketimbang saat Malioboro dilalui kendaraan.

"Enak enggak ada kendaraan sih. Jadi bisa lebih enak buat jalan-jalan, gitu. Lebih nyaman. Bersih juga. Yogya ini bersih," tuturnya. 

Kebijakan Malioboro Full Pedestrian diberlakukan Pemerintah Kota Yogyakarta selama 24 jam penuh mulai Selasa (7/10) pukul 00.00 WIB hingga Rabu (8/10) pukul 00.00 WIB bertepatan dengan momen Hari Jadi ke-269 Kota Yogyakarta. 

Uji coba itu dilakukan sebagai bagian dari rencana penataan kawasan Malioboro menuju kawasan pedestrian total.

Selama uji coba berlangsung, kendaraan bermotor dilarang melintas di kawasan Malioboro, kecuali bus Trans Jogja dan kendaraan bongkar muat pedagang.

Kawasan itu juga diramaikan dengan sejumlah spot pertunjukan musik yang diisi oleh para musisi jalanan terpilih. (ant/buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT