News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Besar UII Yogyakarta Gelar Aksi Tabur Bunga, Desak Polisi Bebaskan Ratusan Aktivis termasuk Paul

Keluarga besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta melakukan aksi tabur bunga di halaman Auditorium, Senin (6/9/2025) sore.
Senin, 6 Oktober 2025 - 19:55 WIB
Keluarga besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta melakukan aksi tabur bunga di halaman Auditorium, Senin (6/9/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Keluarga besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta melakukan aksi tabur bunga di halaman Auditorium, Senin (6/9/2025) sore.

Aksi simbolis yang diikuti mahasiswa maupun akademisi ini menyikapi berbagai tindakan represif aparat kepolisian yang berujung penangkapan ratusan aktivis pasca demonstrasi di sejumlah daerah pada Agustus 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu di antaranya Muhammad Fakhrrurozi atau Paul, alumni Fakultas Hukum UII Yogyakarta yang dikenal luas atas kiprahnya sebagai aktivis sosial.

Mereka menilai penangkapan para aktivis ini bukan sekadar peristiwa hukum, melainkan tanda kemunduran serius demokrasi, matinya ruang kritik publik dan hancurnya kepercayaan rakyat terhadap aparat penegak hukum.

"Keluarga besar UII Yogyakarta menuntut pembebasan saudara Muhammad Fakhrrurozi (Paul) serta pembebasan seluruh aktivitas di berbagai kota yang hingga kini berjumlah sekitar 946 orang," kata Rohidin, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni UII Yogyakarta.

Atas peristiwa ini, pihaknya menolak segala bentuk pemburuan aktivis dengan dalih pencarian dalang perusuhan atau aktor intelektual dalam aksi demonstrasi Agustus 2025.

Selain itu, Keluarga besar UII Yogyakarta menuntut transparansi penuh atas posisi, kondisi dan status hukum saudara Paul selama dalam tahanan Polda Jawa Timur, termasuk akses bagi keluarga dan penasihat hukum. Pun, meminta penegakan hukum sesuai dengan prosedur, terutama dalam hukum acaranya.

"Jangan sampai prosedurnya diinjak-injak, diabaikan karena itu proses menuju of law dilakukan. Seandainya terbukti secara objektif memang bersalah, tidak ada satupun orang yang kebal hukum. Kalau bersalah ya proses, termasuk presiden kalau salah ya proses apalagi hanya Paul," ucap Rohidin.

Sejauh ini, pendampingan hukum sudah diberikan bagi Paul seperti dari LBH maupun Pusham UII Yogyakarta.

Bahkan, beberapa tokoh mengajukan diri sebagai penjamin penangguhan penahanan mulai dari Rektor UII Fathul Wahid, Dosen UII Masduki, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqqodas dan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi penjamin itu sudah sangat lengkap. Prosesnya sekarang itu menghilang tidak jelas gitu. Nampaknya, penjamin itu tidak diperhatikan sama sekali," ungkap Rohidin.

Terakhir, Keluarga besar UII Yogyakarta juga mendesak Presiden RI untuk membentuk reformasi kepolisian Indonesia agar Polri kembali pada fungsi utamanya sebagai pelindung, pengayom masyarakat yang melibatkan masyarakat sipil, akademisi dan tokoh publik berintegritas demi memastikan akuntabilitas institusi kepolisian. (scp/buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT