GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kawanan Kera Ekor Panjang Menyerang Lahan Pertanian di Gunungkidul

Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, DIY menyatakan, separuh lahan pertanian di Kabupaten Gunungkidul menjadi sasaran serangan kera ekor panjang.
Senin, 11 April 2022 - 11:46 WIB
Warga di Kapanewon Tepus, Gunungkidul, menghalau kawanan kera dengan peralatan seadanya.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan, separuh lahan pertanian di wilayah Kabupaten Gunungkidul menjadi sasaran serangan kera ekor panjang.

Menurut Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), DPP Gunungkidul, Jayadi, dari catatan DPP, saat ini ada 9 kapanewon dari 18 kapanewon, dimana lahan pertanian terdampak oleh serangan kera yang memiliki nama latin  Macaca Fascicularis ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena memang di 9 kapanewon tersebut menjadi habitat kera ekor panjang," kata Jayadi, Senin (11/4/2022).

Habitat primata ini, lanjut Jayadi, sebagian besar berada sisi selatan, mulai dari Kapanewon Girisubo, Tepus, Tanjungsari, Saptosari, Panggang, dan Purwosari. 

"Di luar wilayah tersebut masih ada Kapanewon Semin, Ponjong, dan Kapanewon Paliyan," imbuhnya.

Menurut Jayadi, upaya penanganan kera ekor panjang memang sulit, karena status dari hewan ini dilindungi selama berada di habitatnya. Di Gunungkidul, kera ekor panjang memiliki habitat di kawasan perbukitan yang jauh dari pemukiman penduduk.

Dengan populasinya yang terus meningkat, tentu saja makin membuat resah petani.  Berbagai langkah penanganan yang sudah ditempuh selama ini, terkendala dengan aturan yang ada di BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam).

"Sebenarnya, pengurangan populasi menjadi pilihan yang tepat dan paling masuk akal. Tapi ya mau gimana lagi kalau dari BKSDA tidak merekomendasikan," ujar Jayadi.

Karena benturan aturan tersebut, upaya mandiri yang bisa dilakukan petani hanya sejauh menghalau kawanan kera dari lahan pertanian mereka dengan peralatan seadanya. 

"Ada yang memasang jaring yang dibentangkan sepanjang lahan pertanian, ada juga yang menggunakan petasan atau kembang api. Memang hanya sesaat kawanan kera tersebut pergi, namun pasti akan kembali lagi," terang Jayadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jayadi menambahkan, DPP Gunungkidul sering juga menjadi "korban" protes dari petani yang lahan pertaniannya terkena serangan kera. Tapi pihaknya tak bisa berbuat banyak karena adanya benturan aturan. Namun demikian, dampak kerusakannya masih pada tahap wajar.

"Seperti beberapa waktu lalu ada laporan dari petani. Setelah kita konfirmasi ke petugas POPT Tepus kerusakannya tidak separah yang dilaporkan," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT