GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Penembakan Dua Anggota Brimob di Kulon Progo, Pelaku Akui Sedang Mabuk saat Beraksi

Polisi telah mengamankan pelaku penembakan terhadap dua anggota Brimob di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Rabu, 4 Juni 2025 - 22:24 WIB
Kasatreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Andriana Yusuf saat menyampaikan fakta-fakta baru dari penangkapan KI (35), pelaku penembakan terhadap dua anggota Brimob.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Polisi telah mengamankan pelaku penembakan terhadap dua anggota Brimob di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Diketahui, pelaku berjenis kelamin pria inisial KI (35), warga Lendah, kabupaten setempat. Dari penangkapan ini, polisi mengungkap fakta-fakta baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Andriana Yusuf mengatakan bahwa aksi penembakan terjadi di depan rumah pelaku wilayah Botokan, Kalurahan Jatirejo, Kapanewon Lendah pada Sabtu (31/5/2025) pukul 00.30 WIB. Dari pengakuan pelaku, dia melakukan aksi nekat itu karena pengaruh minuman beralkohol.

"Sabtu malam sekira pukul 21.00 WIB, KI sempat mengonsumsi miras di rumahnya. Tengah malam, dia keluar rumah untuk mencari angin. Saat itulah, dia bertemu dengan dua anggota Brimob yang saat itu melintas disana," terang Yusuf kepada awak media, Rabu (4/6/2025).

Menurut keterangan pelaku, kata Yusuf, dua anggota Brimob tersebut diduga rombongan kejahatan jalanan. Tanpa pikir panjang, pelaku langsung mengeluarkan airsoftgun kemudian menembakkannya ke arah NW dan AP (33), warga Sewon, Kabupaten Bantul. Saat itu, dua personil Brimob tersebut berboncengan mengendarai sepeda motor.

"Pelaku menembakkan airsoftgun sebanyak 8 kali. (Tembakan) dua ke atas, dua mengarah ke personil. Beruntungnya, yang mengenai personil tidak menyebabkan luka, hanya masuk jaket," tuturnya. 

Setelah melepaskan tembakan tersebut, pelaku berhasil diamankan polisi ke Polsek Lendah. Kemudian, dia diserahkan ke Polres Kulon Progo. Berdasarkan pemeriksaan polisi, pelaku memperoleh airsoftgun beserta pelurunya dengan cara membelinya melalui online. Sehingga, tidak memiliki izin resmi.

"Airsoftgunnya dibeli pada 2023 lalu lewat Facebook, sedangkan peluru jenis gotri dibeli pelaku dari toko online seharga Rp 80 ribu," ungkap Yusuf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak pembelian tersebut, pelaku mengaku sudah dua kali menggunakan senjata tersebut. Pertama, dia mencoba menembakkan di belakang rumahnya dan kedua dicoba ke arah rombongan terduga kejahatan jalanan yang ternyata personil kepolisian.

Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Undang-Undang (UU) Darurat dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT