News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RUU TNI Akan Disahkan Jadi UU Dalam Paripurna Besok, Aliansi Jogja Memanggil Serukan Penolakan

Seruan penolakan RUU TNI kembali bergema di Yogyakarta. Seperti diketahui, RUU TNI disebut-sebut akan disahkan menjadi Undang-Undang (UU) dalam rapat paripurna yang diselenggarakan pada Kamis (20/3/2025) besok.
Rabu, 19 Maret 2025 - 21:00 WIB
Aliansi Jogja Memanggil menyerukan agar RUU TNI digagalkan di depan Museum TNI, Kota Yogyakarta, Rabu (19/3/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Seruan penolakan RUU TNI kembali bergema di Yogyakarta. Seperti diketahui, RUU TNI disebut-sebut akan disahkan menjadi Undang-Undang (UU) dalam rapat paripurna yang diselenggarakan pada Kamis (20/3/2025) besok.

Bertempat di depan Museum TNI, Kota Yogyakarta pada hari ini, sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Jogja Memanggil menyerukan agar RUU TNI tersebut digagalkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagaimana tidak, RUU TNI merupakan upaya penghianatan terhadap reformasi," kata Bungkus, Humas Aliansi Jogja Memanggil ditemui usai aksi, Rabu (19/3/2025).

Menurutnya, dwi fungsi ABRI akan terjadi bahkan mungkin menjadi multi fungsi. Sehingga, apapun jabatannya, pasti ada tentara. Salah satunya di Basarnas. 

Bahkan, kasus korupsi di Basarnas pada 2023 turut menyeret perwira aktif TNI yang merugikan negara senilai Rp 88 Miliar. Namun akhirnya, kasus tersebut tidak bisa ditangani secara tuntas oleh KPK. Justru usai menetapkan tersangka, KPK malah meminta maaf terhadap militer. 

"Artinya, dengan adanya RUU TNI yang mana mereka akan bisa menjabat lebih dari 10 kementerian, sangat mungkin sekali bahwa militer semakin sewenang-wenang terhadap rakyat. Apalagi, kasus yang sangat menjadi perhatian rakyat yaitu korupsi," ucapnya.

Ditanya soal pemilihan lokasi aksi tepat di Museum TNI, Bungkus mengatakan ingin mengajak khalayak publik untuk museumkan dwi fungsi ABRI yang mengandung catatan sejarah kelam.

Contohnya, adanya pembunuhan massal yang mana ketika Suharto bisa menjabat sebagai Presiden melalui genangan darah yang terjadi karena dwi fungsi ABRI. Juga banyak peristiwa yang lahir karena pelanggaran HAM.

"Maka seharusnya, dwi fungsi ABRI masih berada dalam museum, agar rakyat bisa melihat dan menyatakan secara lugas bahwa dwi fungsi ABRI tidak boleh lagi terjadi di Indonesia," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dilihat, penghapusan dwi fungsi ABRI juga belum dilakukan secara tuntas. Hal ini terlihat ketika Prabowo Subianto masih  menjadi Menteri Pertahanan RI. Saat itu, dia bisa menjadi pelopor food estate. Begitu pula dengan keberadaan koramil disetiap kota yang seharusnya dihapuskan.

Pagi tadi, gelombang penolakan RUU TNI juga digaungkan oleh sejumlah sivitas akademika dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Ratusan peserta aksi turut mengenakan pita hitam di lengannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT