News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lokasi Erupsi Merapi di Sleman Mendadak Ramai Dikunjungi Warga

Lokasi terdampak erupsi Gunung Merapi di kawasan Sungai Gendol, Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta mendadak ramai didatangi warga.
Kamis, 10 Maret 2022 - 19:58 WIB
Warga berdatangan ke lokasi bekas erupsi Gunung Merapi di Sungai Gendol, Kaliadem (10/3/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Lokasi terdampak erupsi Gunung Merapi di Sungai Gendol, Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman mendadak ramai didatangi warga, Kamis (10/3/2022). Mereka ingin melihat dari dekat bekas luncuran awan panas yang menerjang sungai tersebut.

Bahkan tidak sedikit warga yang nekat mendekati material sisa erupsi Gunung Merapi dan menginjaknya. Padahal material pasir dan batu tersebut masih dalam kondisi panas dan mengeluarkan asap bau belerang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penasaran saja. Iya ini masih panas, sampai badan-badan itu terasa panas," ujar salah satu warga bernama Andika.

Warga Kaliadem itu mengaku saat peristiwa erupsi terjadi sempat mendengar suara dentuman. Namun ia dan keluarganya memilih tidak mengungsi dan bertahan di rumah.

"Suaranya seperti truk bakdam itu nyuntak (menurunkan) pasir, kemrosoklah sekitar jam setengah 12 malam. Sekarang saya lihat ya penuh (material vulkanis). Kemarin kan dalem itu (Sungai Gendol) sekitar 20an meter lah (kedalaman) sekarang sudah penuh. Ini juga bau belerang," katanya.

Sementara itu Panewu Cangkringan Sleman Djaka Sumarsana mengatakan sudah menutup semua akses jalan masuk menuju Kaliadem.

"Untuk akses jalan masuk kita tutup, sepeti di Bunker Kaliadem, terus kemudian di Ngrangkah tempat Petilasan Mbah Maridjan ke utara ke timur juga kita sudah instruksikan untuk ditutup," terangnya.

Dijelaskan Djaka, penutupan semua akses masuk ke Kaliadem ini dilakukan guna mengantisipasi lokasi tersebut menjadi wisata dadakan. Pasalnya di lokasi bekas aliran erupsi tersebut kondisinya masih sangat panas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dibiarkan maka dapat membahayakan keselamatan warga. Terlebih lokasi ini hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

"Jadi itu sebetulnya untuk material masih panas, informasi dari pak lurah itu harus menunggu 2 sampai 3 bulan baru berani diangkat. Karena walaupun nampak luar dingin tapi dalamnya itu panas. Jarak titik ini 5 kilometer dari puncak," Pungkas Djaka. (Andri Prasetiyo/Buz).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT