News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Didesak Maju Jadi Capres Anies Baswedan Isyaratkan Masih Tahrim Belum Waktunya Bersuara

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menanggapi soal deklarasi menjadi capres pada Pilpres 2024 mendatang, Anies menyatakan saat ini ibaratnya masih tarhim.
Selasa, 1 Februari 2022 - 07:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Saat Menjadi Narasumber di Muskerwil PPP DIY.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapatkan pertanyaan, kapan deklarasi menjadi calon presiden (capres) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres 2024)? Pertanyaan tersebut diajukan oleh salah satu kader Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) dari Yogyakarta pada saat diskusi dalam musyawarah Kerja Wilayah DPW PPP DIY di Hotel Grand Rohan Yogyakarta, Senin (31/1/2024). Anie Baswedan tidak bisa mengelak untuk memberikan jawaban atas semakin kuatnya dorongan arus bawah yang ingin mengusungnya menjadi capres pada Pemilu 2024 mendatang.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi masalah tersebut, Anies menyatakan bahwa saat ini ibaratnya masih tarhim atau belum masuk waktu azan. Para kader serta pengurus PPP DIY bisa mengerti apa makna isyarat yang dilontarkan Anies Baswedan.

 

“Saat saya bicara ini jam berapa, sekarang pukul 13.30 WIB, belum waktunya (Ashar) jadi jangan adzan, nanti dikira belajar adzan. Bolehnya tarhim. Saya saat ini masih nonpartisan. Saat ini, ibaratnya belum masuk waktunya sehingga  jangan bunyikan suara,” ungkap Anies Baswedan, saat memberikan jawaban mengenai kesediaannya menjadi calon presiden pada pemilu presiden 2024 mendatang.

 

Anies yang datang atas undangan DPW PPP DIY menghadiri Harlah & Muskerwil DPW PPP DIY, akhirnya memberikan isyarat meski masih dibalut bahasa politik yang santun.

 

Awalnya, pria bernama lengkap Anies Rasyid Baswedan itu menjadi pembicara diskusi Muskerwil PPP DIY bertema Membangun untuk Mempersatukan - Pengalaman Jakarta, bersama Eep Saefulloh Fatah yang membawakan materi Jalan Pulang menuju Kabah - PPP Menjemput Kemenangan 2024.

 

Pada saat sesi forum dialog dan tanya jawab, Untung Basuki Rahmad dari DPC PPP Sleman maupun rekannya Qomarul Zaman menginginkan Anies Baswedan tidak hanya sukses memimpin DKI Jakarta saja melainkan bisa melebar ke berbagai daerah serta bisa menukik ke PPP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Hadir dalam diskusi Muskerwil PPP DIY tersebut sejumlah petinggi PPP. Di antaranya Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi mewakili Ketum DPP Suharso Monoarfa, Ketum GMPI Achmad Baidowi, Ketua Bidang Isu Strategis Atik Heru Maryanti, Ketum DPP PPP 2015-2019 Romahurmuziy, Ketum Angkatan Muda Kabah (AMK) Rendhika Harsono maupun Habib Farhan Hasan sebagai Ketua GPK (Gerakan Pemuda Kabah). Terlihat pula Ketua DPW PPP DIY Muhammad Yazid, mantan Ketua DPW PPP DIY Umar Sanusi, sejumlah sesepuh PPP di antaranya Alfian Darmawan maupun Ketua Panitia Muskerwil Farhan Harin. Diundang pula pimpinan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT