News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blokade Jalan Malioboro, Pedagang Kaki Lima Desak Pemda DIY Soal Keterlibatan Relokasi

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Teras Malioboro 2 kembali menggelar aksi turun ke jalan, Rabu (11/9/2024).
Rabu, 11 September 2024 - 19:58 WIB
Para pedagang kaki lima yang berjualan di Teras Malioboro 2 memblokade jalan Malioboro Yogyakarta, Rabu (11/9/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Teras Malioboro 2 kembali menggelar aksi turun ke jalan, Rabu (11/9/2024).

Puluhan pedagang memblokade Jalan Malioboro Yogyakarta sebagai bentuk desakan mereka agar bisa bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi ini tak lepas dari keresahan mereka karena tidak dilibatkan dalam proses relokasi mulai dari selasar Malioboro ke Teras Malioboro 2 maupun Teras Maliboro 2 ke Ketandan dan Beskalan yang rencananya dimulai awal 2025.

"Tuntutan masih sama dari dulu. Kita pengin adanya pelibatan masyarakat dalam hal ini PKL, wong kita yang dipindahkan tapi kita tidak pernah diajak urun rembug," tutur Upi Supriyati, Ketua Paguyuban Tri Darma ditemui di sela aksi.

Bahkan, pedagang sudah beberapa kali berkirim surat ke Pemda DIY namun selalu dilimpahkan ke Pemkot Yogyakarta. Padahal, relokasi pedagang akibat penataan kawasan Malioboro yang masuk sumbu filosofi Yogyakarta merupakan kebijakan dari Pemda DIY.

"Kita ke kota (Pemkot Yogyakarta) jawabannya sama, ini kebijakan dari Pemda DIY. Pemkot Yogyakarta hanya pelaksana teknis. Tapi, kenapa kita datang kesini (Pemda DIY) selalu ditolak," ucap Upi.

Upi juga mengaku belum ada tindak-lanjut dari audiensi antara PKL di Teras Malioboro 2 dengan Pj Wali Kota Yogyakarta pada Selasa (6/8/2024) lalu. Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Yogyakarta diketahui akan memfasilitasi para pedagang untuk membuka ruang dialog dengan Pemda DIY.

"Itu sampai saat ini belum ada tindak-lanjut, hanya sekadar pertemuan tidak ada hasilnya," ucapnya.

Karena itu, Upi mewakili para pedagang berharap kepada pemerintah agar memperbolehkan mereka kembali berjualan di selasar Malioboro. Menurutnya, PKL Malioboro adalah ikon Malioboro yang mana mereka punya peran dalam perekonomian DIY. Serta membentuk nilai historis Malioboro.

Akan tetapi, terpaksanya tidak bisa, mereka tetap bisa bertahan di Teras Malioboro 2 untuk berjualan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sudah 2 tahun bertahan disana. Waktu audiensi di DPRD DIY, dari Dinas PU menyampaikan bahwa disitu (TM 2) akan ada gerai UMKM. Kalau disana ada UMKM, kenapa malah kita disingkirkan dari TM 2," ungkap Upi. 

Diberitakan sebelumnya, pemindahan PKL Malioboro 2 oleh pemerintah bukan tanpa alasan. Relokasi ini seiring ditetapkannya kawasan Malioboro yang masuk dalam sumbu filosofi Yogyakarta sebagai warisan budaya oleh UNESCO. Sehingga butuh penataan area di sekelilingnya termasuk para pedagang. (scp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT