News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Tahun Mempertahankan Cita Rasa Kuliner Jawa di Pasar Ngasem Yogyakarta

Puluhan tahun mempertahankan cita rasa kuliner tradisional bukan hal yang mudah. Namun, hal itu mampu dipertahankan Ngademi yang berjualan beragan menu khas Jogja di Pasar Ngasem.
Jumat, 17 Mei 2024 - 12:23 WIB
Salah satu menu andalan kuliner di Pasar Ngasem yakni Bubur Krecek laris manis setiap pagi hari.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Puluhan tahun mempertahankan cita rasa kuliner tradisional bukan hal yang mudah. Namun, hal itu mampu dipertahankan Ngademi yang berjualan beragan menu khas Jogja di Pasar Ngasem. Mulai dari bubur kelor, bubur krecek, sayur genjer hingga aneka olahan tradisional lainnya.

Bicara kuliner seolah tak pernah habis di Kota Jogja. Selalu ada saja makanan yang wajib dicicip jika berkunjung atau berlibur ke sini. Rasanya yang menggugah selera membuat lidah ketagihan jika menyantap kuliner khas Jogja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makanan yang kekinian dan legendaris pun lengkap di Jogja. Makanya wisatawan yang tengah berpelesir tak pernah bosan datang berkunjung dan menikmati wisata kuliner di kota ini. Tak terkecuali kuliner legendaris yang eksis bertahan sampai sekarang.

Salah satunya adalah warung makan Yu Ngademi yang terletak di Pasar Ngasem. Kuliner dengan sajian utama bubur ini sudah ada sejak 1983 silam.

Warung ini pertama kali berlokasi di sebelah barat pasar bersamaan dengan pasar burung. Setelah direlokasi kini pindah ke timur Pasar Ngasem.

Yu Ngademi yang kini berusia 67 tahun mengaku sudah berjualan sejak muda. Sebelum direkokasi ke tempat sekarang ia mengingat bahwa warungnya selalu ramai pengunjung. Sekarang tetap ramai, apalagi di akhir pekan banyak wisatawan dan warga lokal yang menikmati sarapan di warung itu.

"Memang makanannya khusus buat sarapan karena bukanya dari jam 06.00 WIB," katanya, Jumat (17/5/2024).

Menu utama yang disajikan di sini adalah bubur krecek dan bubur kelor. Selain itu juga ada nasi dengan aneka lauk seperti ayam goreng, ikan, telur, tempe dan lainnya. Namun, pembeli biasanya lebih memilih bubur sebagai pilihan yang disantap.

"Pertama kali saya jualan bubur krecek, setelah pindah ke sini baru tambah bubur kelor," katanya.

Bubur panas yang disajikan dengan siraman krecek dan kuahnya membuat tampilannya menggoda. Pun begitu dengan bubur kelor yang biasa disajikan plus dengan telur asin atau telur dadar goreng.

"Harganya terjangkau. Bubur krecek telur Rp12.000, nasi ayam Rp16.000, kalau bubur krecek saja Rp8.000," jelasnya.

Yu Ngademi menambahkan, di akhir pekan menu yang disajikan lebih komplit lantaran biasanya pembeli lebih ramai dari hari biasanya. Adapun menu tambahannya yakni acar gurame, tuna sambal, pepes tuna, kikil dan lainnya.

"Sehari biasa habis 3,5 kilogram bubur dan nasi 12 kilogram. Kadang tambah dan masak lagi," katanya.

Arief Suhadi, asal Tamantirto, Bantul adalah salah satu pelanggan setia warung makan Yu Ngademi. Ia sudah sering berkunjung ke warung ini sejak masih berlokasi di sebelah barat pasar. Menurutnya ada cita rasa khas dari bubur Yu Ngademi yang bercita rasa masakan Jawa.

"Memang senang bubur, buat sarapan pagi itu segar. Buburnya kan bubur jawa pakai krecek telur sama teh nasgitel sangat enak," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arief menambahkan, yang disukainya dari warung ini adakah cara penyajiannya. Pembeli memang dibebaskan mengambil makanan yang disajikan secara prasmanan. Lauk pauk digelar di meja luas dan bisa dipilih sesuai selera.

"Sejak lama saya sering ke sini waktu masih belum dibangun di sini saya sudah sering berkunjung. Cocok dengan masakannya makanya jadi langganan sertia. Sejak tahun 80 an saya sudah sering ke sini. Pindah sini semakin luas ya tambah nikmat," pungkasnya. (nur/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT