GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU DIY Catat 5 Petugas Ad Hoc Pemilu 2024 Meninggal dan 55 Petugas Sakit

Per Kamis (29/2/2024), tercatat ada lima petugas Ad Hoc baik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun Linmas di DI Yogyakarta yang meninggal dunia.
Kamis, 29 Februari 2024 - 16:00 WIB
Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, KPU DIY, Sri Surani.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Jumlah Badan Ad Hoc di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang meninggal dunia usai pemilu 2024 bertambah.

Per hari ini, Kamis (29/2/2024), tercatat ada lima petugas Ad Hoc baik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun Linmas yang meninggal dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, KPU DIY, Sri Surani mengatakan, kelima petugas yang meninggal dunia tersebar di Kabupaten Sleman dan Bantul.

"Di Sleman ada 4 orang terdiri dari 3 orang linmas dan satu orang KPPS. Kemudian Bantul ada 1 orang KPPS," katanya ditemui, Kamis (29/2/2024).

Perempuan yang akrab disapa Rani menyampaikan, Badan Ad Hoc yang meninggal dalam kurun kontrak mulai dari 25 Januari - 24 Februari akan mendapatkan santunan setelah melalui proses verifikasi oleh KPU setempat.

Contohnya, petugas linmas yang meninggal di Kabupaten Sleman sudah diberikan santunan oleh KPU setempat. Demikian juga petugas KPPS di Kabupaten Bantul.

Saat ini, KPU terus melakukan proses verifikasi di lapangan terhadap Badan Ad Hoc yang meninggal usai kontrak.

"Yang meninggal tanggal 26 Februari, misalnya teman-teman KPU Sleman sedang melakukan proses verifikasi di lapangan terkait kronologi penyebab kematian. Kapan mulai sakit setelah bertugas di luar masa kontrak. Apakah mungkin diajukan untuk mendapatkan santunan," ucap Rani.

Sementara, petugas Ad Hoc yang sakit ada 55 orang. Semuanya sudah pulang dan diurus terkait kepesertaan BPJS Kesehatannya.

"Kalau punya (BPJS Kesehatan) kita membantu melaporkan ke BPJS supaya bisa diklaim. Kalau mandiri, KPU punya kewajiban untuk memberikan santunan," tutur Rani.

Ia menyebut, petugas Ad Hoc yang meninggal maupun sakit karena lebih dulu punya riwayat komorbid ditambah efek kelelahan saat bertugas sebagai penyelenggara pemilu.

"Rata-rata usia 50 an tahun ya terus punya komorbid. Faktor kelelahan menjadi trigger misalnya yang meninggal habis bertugas tanggal 15 Februari, termasuk yang sakit," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan, juga ada beberapa petugas yang berusia masih muda mengalami kecelakaan saat bertugas mengantarkan undangan pemilih dan logistik.

Kendati demikian, petugas Ad Hoc yang meninggal pada pemilu 2024 jauh lebih kecil dibandingkan Pemilu 2019 sebanyak 12 orang. (scp/buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Sering ingin BAB setelah buka puasa bisa jadi pertanda pencernaan sensitif. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya agar puasa tetap lancar.

Trending

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT