News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saksikan Proses Rekonstruksi, Orang Tua Korban Mutilasi Sleman Minta Pelaku Dihukum Mati

Rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Heru Prastiyo (23) turut disaksikan keluarga korban Ayu Indraswari (35) yaitu ayah korban.
Kamis, 13 April 2023 - 00:15 WIB
Orang tua korban mutilasi Ayu Indraswari saat menyaksikan rekonstruksi, Rabu (12/4/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Heru Prastiyo (23) turut disaksikan keluarga korban Ayu Indraswari (35). Orang tua Ayu bernama Heri Prasetyo (64) bahkan menyaksikan langsung proses rekonstruksi di wisma yang menjadi tempat mutilasi.

Heri juga turut mengamati adegan demi adegan yang diperankan langsung oleh pelaku dari jarak cukup jauh. Ia datang bersama tim kuasa hukumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada wartawan, Heri meminta agar pelaku dihukum maksimal dengan hukuman mati. Sebab tindakan pelaku kepada anaknya terbilang sadis.

"Harus dihukum mati, alasannya sudah bukan manusia lagi. Ibarat keluarga bapak kalau dibunuh seperti itu, dikeleti seperti kambing gimana, seperti binatang," ungkapnya, Rabu (12/4/2023).

Dalam kesempatan itu, Heri juga menyampaikan jika anaknya bukan berprofesi Open BO seperti yang kemarin beredar. Anaknya bekerja dari pagi hingga sore hari, dan setiap malam tidak pernah menginap di tempat lain.

"Saya mohon sekali, ini anak saya bukan BO, tolong diluruskan, saya mohon itu aja," terangnya.

Sementara kuasa hukum keluarga korban, Anwar Ari Widodo juga meminta tersangka dihukum mati. Dari sisi hukum, pelaku layak mendapatkan jeratan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

"Dan kebetulan di negara kita peristiwa 340 yang sekeji itu yang disayat-sayat sampai dipotong-potong dipisahkan antara tulang dan dagingnya baru sekali ini," ujarnya kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Polda DIY melakukan rekonstruksi kasus mutilasi Ayu Indraswari pada Rabu hari ini. Pelaku Heru Prastiyo memperagakan 64 adegan sejak awal perencanaan hingga proses penangkapan.

Rekonstruksi digelar di delapan titik berbeda, namun tiga titik di antaranya dijadikan satu di wisma yang menjadi TKP. Sebab ketiga titik tersebut berada di Pekalongan dan Temanggung, Jawa Tengah, sehingga lokasinya dipindahkan untuk mempermudah proses reka ulang.

Rekonstruksi diawali dari parkiran Rumah Sakit Bethesda yang menjadi lokasi pelaku menjemput korban. Kemudian bergeser ke lokasi kedua di warung makan Warmindo di kawasan Jalan Kaliurang km 15 Sleman.

Adapun lokasi ketiga berada di mess yang selama ini menjadi tempat tinggal pelaku. Selanjutnya lokasi rekonstruksi ke empat berada di sebuah toko bangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokasi terakhir adalah di sebuah wisma atau penginapan di kawasan Pakem, Sleman. Wisma ini menjadi lokasi pelaku menghabisi nyawa korban dan memutilasinya menjadi 65 bagian. (apo/buz).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT